Jumat, 12 Juni 2026

Pamapta Polres Sukoharjo Atasi Serangan Semut di SD Tempel Gatak

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 1 Desember 2025 | 11:00 WIB
Pamapta Polres Sukoharjo Atasi Serangan Semut di SD Tempel Gatak. (KlikSoloNews/dok)
Pamapta Polres Sukoharjo Atasi Serangan Semut di SD Tempel Gatak. (KlikSoloNews/dok)

SUKOHARJO, KLIKSOLONEWS.COM — Kegiatan belajar di SD Negeri Tempel, Kecamatan Gatak, mendadak terhenti setelah ribuan semut menyerbu hampir seluruh area sekolah pada Sabtu siang (29/11/2025).

Serangan mendadak ini membuat guru dan siswa ketakutan, sehingga pihak sekolah segera meminta bantuan aparat.

Laporan darurat yang masuk sekitar pukul 12.30 WIB langsung direspons tim Quick Respon Pamapta Polres Sukoharjo.

Dipimpin IPDA Rizky Yanu Wardana, tim bergerak menuju lokasi bersama Pasiaga Polres Sukoharjo, Unit K9 Sat Samapta, personel Polsek Gatak, hingga Relawan Saber.

Sesampainya di SD Negeri Tempel, petugas mendapati ribuan semut merayap di dinding, lantai, halaman, hingga menuju pintu ruang kelas. Pemandangan tersebut menimbulkan kekhawatiran karena dapat membahayakan aktivitas belajar mengajar, terlebih bagi siswa sekolah dasar.

“Setiba di lokasi, kami melihat konsentrasi semut yang cukup besar dan terus bergerak menuju ruangan kelas. Situasi seperti ini harus segera ditangani agar tidak mengganggu kenyamanan maupun keselamatan para siswa,” jelas IPDA Rizky Yanu Wardana mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo.

Petugas lalu melakukan serangkaian langkah cepat. Penyemprotan cairan pembasmi dilakukan di titik-titik utama pergerakan semut.

Tim juga melakukan penyisiran untuk menemukan sumber kedatangan serangga tersebut. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa koloni semut berasal dari sebuah pohon besar yang terletak di area sekolah.

Agar kejadian tidak berulang, petugas melakukan pemotongan ringan pada bagian pohon yang menjadi jalur utama semut. Area yang menjadi titik kumpul dan sarang serangga juga dibersihkan menyeluruh guna memastikan kondisi lingkungan benar-benar aman.

Berbagai langkah ini membuahkan hasil. Tidak lama setelah penanganan dimulai, pergerakan semut berhasil dihentikan dan keadaan sekolah kembali normal. Para guru yang sempat panik akhirnya bisa melanjutkan kegiatan belajar dengan lega.

Polres Sukoharjo mengimbau masyarakat untuk melaporkan segera jika menemukan gangguan serangga atau hewan yang berpotensi membahayakan lingkungan. Respons cepat amat penting, terutama di area publik seperti sekolah, demi menjaga keselamatan bersama.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X