KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM— Jelang akhir tahun, Kabupaten Karanganyar memperkuat kepatuhan administrasi kendaraan bermotor melalui sosialisasi pajak kendaraan yang digelar Kamis (27/11/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Zebra Candi 2025, yang menekankan penegakan hukum, edukasi, dan optimalisasi kontribusi fiskal masyarakat.
Sosialisasi dilaksanakan di Jalan Mas Mansyur, belakang markas kepolisian setempat, dengan kolaborasi Satlantas, Badan Keuangan Daerah (BKD), UPPD, dan Jasa Raharja.
Pendekatan terpadu ini tidak hanya menekankan penegakan hukum, tetapi juga layanan publik yang mudah dijangkau.
Petugas memeriksa kelengkapan kendaraan, terutama STNK, sekaligus menegur pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Meski berbasis hukum, pendekatan yang diterapkan tetap persuasif, dengan teguran simpatik dan pembagian materi keselamatan.
Layanan Samsat Keliling menjadi daya tarik utama. Pengendara yang belum membayar pajak bisa langsung melunasinya di lokasi, tanpa harus ke kantor induk. Dari sekitar 500 kendaraan diperiksa, 50 pengendara mendapat teguran simpatik dan 5 langsung memanfaatkan layanan Samsat Keliling.
Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Agista Ryan M, menyebut kegiatan ini sebagai momentum membangun budaya tertib administrasi.
“Administrasi lengkap mengurangi risiko pelanggaran dan kecelakaan. Fokus kami adalah membangun kesadaran itu,” ujarnya dilansir HarianKota, jejaring KlikSoloNews.
Dari sisi keuangan daerah, BKD Karanganyar menilai layanan jemput bola ini efektif membantu mengurangi tunggakan pajak kendaraan, sehingga pendapatan daerah untuk infrastruktur bisa lebih optimal.
Petugas UPPD, Hendri P, menambahkan bahwa pendekatan persuasif dan edukatif lebih diterima masyarakat dibanding metode razia tradisional.
Kepatuhan pajak kendaraan tidak hanya soal legalitas, tetapi juga berdampak pada belanja daerah, termasuk perbaikan jalan dan fasilitas publik.
Dengan administrasi kendaraan tertib, mobilitas masyarakat dan distribusi barang di Karanganyar semakin lancar, sekaligus menunjang kegiatan bisnis.
Seluruh kegiatan berlangsung tertib, dan banyak pengendara mengapresiasi model operasi yang menekankan layanan dan solusi langsung di lokasi, bukan semata penindakan. (KS01)