Jumat, 12 Juni 2026

Karanganyar Luncurkan Tiga Aplikasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 7 Agustus 2025 | 10:00 WIB
Karanganyar Luncurkan Tiga Aplikasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik. (KlikSoloNews/dok HarianKota)
Karanganyar Luncurkan Tiga Aplikasi Digital untuk Tingkatkan Pelayanan Publik. (KlikSoloNews/dok HarianKota)

KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Karanganyar kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan publik berbasis digital.

Tiga aplikasi inovatif resmi diluncurkan dalam sebuah seremoni yang dipimpin langsung Bupati Karanganyar, Rober Christanto, dan Wakil Bupati Adhe Eliana, Selasa 5 Juli 2025, di Ruang Anthurium, rumah dinas bupati.

Tiga aplikasi tersebut adalah Sikersa, Sipendekar, dan Simonrapi. Masing-masing merupakan gagasan dari pejabat struktural di lingkungan Pemkab Karanganyar, yakni Kalakhar BPBD Hendro Prayitno, Kabag Pemerintahan Setda Beti Endar Kusumawati, dan Kabag Administrasi Pembangunan Setda Widodo Feriyanto.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Mbak Beti, Pak Hendro, dan Mas Feri atas terobosan ini. Semoga aplikasi-aplikasi ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendukung peningkatan kinerja pemerintah daerah,” ujar Bupati Rober dalam sambutannya dilansir HarianKota, jejaring KlikSoloNews.

Aplikasi Sipendekar (Sistem Pelaporan dan Informasi Kebencanaan Karanganyar) dikembangkan BPBD Karanganyar untuk mempermudah masyarakat dalam melaporkan kejadian bencana secara daring. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengirimkan laporan secara langsung, memantau progres penanganan, serta mengakses informasi lokasi rawan bencana.

“Masyarakat bisa lapor lewat aplikasi web atau mobile. Kami juga tampilkan progres penanganan secara real-time,” jelas Hendro Prayitno.

Aplikasi Sikersa (Sistem Informasi Kerja Sama Antarinstansi) yang diinisiasi oleh Beti Endar Kusumawati, fokus pada efisiensi layanan administrasi kerja sama. Kini, proses pengajuan kerja sama antarinstansi bisa dilakukan secara daring dengan waktu penyelesaian hanya dua hari.

“Dengan digitalisasi ini, proses jadi lebih cepat, transparan, dan terdokumentasi dengan baik,” ujar Beti.

Sementara itu, Simonrapi (Sistem Monitoring Rencana dan Proyek Infrastruktur) dikembangkan oleh Widodo Feriyanto untuk memantau progres proyek pembangunan di Karanganyar secara digital. Aplikasi ini memungkinkan pemantauan real-time dan menjadi instrumen transparansi.

“Simonrapi membantu memastikan proyek berjalan sesuai jadwal, serta menjadi dasar dalam evaluasi dan pengambilan kebijakan,” terang Widodo.

Peluncuran ketiga aplikasi ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Karanganyar dalam mendukung transformasi digital dan menciptakan pelayanan publik yang modern, cepat, efisien, dan transparan.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X