Jumat, 12 Juni 2026

Dua Pelajar Bacok Ustaz Muda saat Tawuran di Kartasura, Polisi Temukan Fakta Miris

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 31 Juli 2025 | 13:29 WIB
Kapolsek Kartasura AKP Tugiyo. (KlikSoloNews/dok)
Kapolsek Kartasura AKP Tugiyo. (KlikSoloNews/dok)

SUKOHARJO, KLIKSOLONEWS.COM -  Polisi berhasil menangkap dua remaja pelaku pembacokan terhadap seorang ustadz muda di Kartasura, Sukoharjo, yang sempat buron selama tiga hari.

Keduanya diketahui masih berstatus pelajar dan terlibat dalam aksi kekerasan jalanan yang terjadi Minggu 27 Juli 2025, dini hari.

Pelaku berinisial FD (16) alias Kempros, warga Banjarsari, Solo, dan RF (16), warga Colomadu, Karanganyar, diringkus oleh aparat gabungan Polsek Kartasura dan Unit Resmob Polres Sukoharjo pada Rabu 30 Juli 2025, malam.

Korban, Muhammad Hanif Almi (29), merupakan seorang ustaz muda sekaligus anggota Kokam. Ia mengalami luka serius di bagian leher akibat sabetan senjata tajam jenis corbek saat sedang melintas di Jalan Ahmad Yani, Kartasura, tepat di depan Rumah Makan Suharti.

“Korban dalam perjalanan menuju rumah temannya untuk mengikuti kegiatan pengajian di Mojolaban. Namun, ia justru berada di tengah-tengah dua kelompok remaja bersenjata tajam yang sedang bentrok,” ujar Kapolsek Kartasura AKP Tugiyo, Kamis 31 Juli 2025.

Akibat serangan tersebut, helm yang dipakai korban sobek dan lehernya mengalami luka cukup dalam. Korban segera dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Kartasura dan berhasil diselamatkan berkat penanganan cepat tim medis.

Dari penelusuran petugas, dua pelaku berhasil diidentifikasi dan diamankan bersama sejumlah barang bukti, seperti senjata tajam corbek sepanjang 1,2 meter, kaos hitam bertuliskan Siksa Kubur, serta celana hijau tua yang digunakan saat kejadian.

“Ini sangat memprihatinkan karena pelakunya masih anak-anak. Mereka semestinya berada di sekolah, bukan terlibat aksi kekerasan di jalan,” tegas AKP Tugiyo.

Pihak kepolisian menegaskan proses hukum tetap berjalan dengan memperhatikan ketentuan UU Sistem Peradilan Pidana Anak. Penanganan akan dilakukan Unit PPA Satreskrim Polres Sukoharjo.

Kasus ini menambah deretan aksi kriminal jalanan yang dilakukan oleh remaja di wilayah Kartasura. Beberapa hari sebelumnya, seorang driver ojek online juga menjadi korban penusukan oleh pelajar.

“Kami mengajak seluruh orang tua agar lebih peduli dan aktif mengawasi aktivitas anak-anak, termasuk dalam penggunaan media sosial dan pergaulan sehari-hari. Ini penting untuk mencegah anak-anak terjerumus dalam kekerasan,” imbau AKP Tugiyo.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X