Sabtu, 13 Juni 2026

Distribusi Air Makin Lancar, PUDAM Karanganyar Ganti Pipa di 11 Titik Prioritas

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 24 Juli 2025 | 13:30 WIB
Distribusi Air Makin Lancar, PUDAM Karanganyar Ganti Pipa di 11 Titik Prioritas. (KlikSoloNews/dok)
Distribusi Air Makin Lancar, PUDAM Karanganyar Ganti Pipa di 11 Titik Prioritas. (KlikSoloNews/dok)

KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Lawu Karanganyar terus melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem layanan air bersih.

Fokus utama diarahkan pada peningkatan efisiensi operasional dan akurasi pencatatan pemakaian air pelanggan, yang menjadi kunci penting dalam mendorong kinerja perusahaan sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam dua bulan terakhir, PUDAM menggulirkan dua program prioritas: percepatan perbaikan meteran air pelanggan yang rusak serta penggantian jaringan pipa distribusi di beberapa titik strategis.

Dari total 183 meteran air pelanggan yang dilaporkan rusak, baik akibat usia pakai, gangguan jamur, maupun tampilan angka yang tidak terbaca, sebanyak 160 unit ditargetkan selesai diperbaiki hingga akhir Agustus 2025.

Kerusakan pada meteran air sangat berdampak terhadap ketepatan pencatatan penggunaan air. Hal ini dapat menimbulkan gangguan pada sistem penagihan serta merugikan pelanggan dan perusahaan.

“Perbaikan ini kami lakukan agar pencatatan lebih akurat dan tidak merugikan pelanggan. Dengan alat ukur yang kembali normal, kepercayaan terhadap sistem layanan air juga akan meningkat,” jelas Suparno, Plt Direktur Utama PUDAM Tirta Lawu, Rabu 23 Juli 2025, saat menerima kunjungan kerja Komisi B DPRD Karanganyar, dilansir HarianKota, jejaring KlikSoloNews.

Namun demikian, karena keterbatasan waktu dan logistik, Suparno menyebut bahwa sisa meteran akan ditangani oleh Direktur definitif yang ditunjuk setelah masa tugasnya sebagai Plt berakhir.

Tak hanya menyasar meteran pelanggan, PUDAM juga mulai mengganti pipa distribusi kecil berdiameter ¾ inci dengan pipa baru berukuran 3 inci. Penggantian ini bertujuan untuk memperlancar aliran air dan mengatasi tekanan rendah di daerah-daerah tertentu.

Proyek penggantian pipa ditargetkan mencakup 33 titik, namun untuk tahap awal, difokuskan pada 11 titik prioritas yang selama ini sering mengalami masalah distribusi.

“Meski belum bisa mencakup seluruh titik, setidaknya separuh bisa kami selesaikan dalam masa tugas yang tersisa,” lanjut Suparno.

Ketua Komisi B DPRD Karanganyar, Latri Listyowati, mengapresiasi progres PUDAM dan menyebut pembenahan ini penting untuk membangun sistem pelayanan air minum daerah yang lebih efisien dan akuntabel.

“Perbaikan infrastruktur teknis ini akan berdampak langsung pada kualitas layanan dan pendapatan PUDAM. Dengan sistem yang lebih modern, potensi kebocoran bisa ditekan dan kinerja keuangan perusahaan lebih sehat,” ungkap Latri.

Terkait kepemimpinan PUDAM, pihak DPRD masih menanti keputusan Bupati Karanganyar mengenai apakah jabatan Plt Dirut akan diperpanjang atau digantikan oleh pejabat definitif.

Program jangka pendek yang digulirkan PUDAM ini dinilai menjadi pondasi bagi peningkatan layanan jangka panjang.

Dengan pengurangan kebocoran teknis (non-revenue water) dan akurasi pencatatan pemakaian, diharapkan pendapatan PUDAM dapat meningkat signifikan dan memberi kontribusi nyata terhadap PAD Karanganyar. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X