Sabtu, 13 Juni 2026

Menolak Pulang ke Tangerang, Wanita di Sukoharjo Mengamuk di Tengah Jalan

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 4 April 2025 | 15:50 WIB
Menolak Pulang ke Tangerang, Wanita di Sukoharjo Mengamuk di Tengah Jalan. (KlikSoloNews/dok Polres Sukoharjo)
Menolak Pulang ke Tangerang, Wanita di Sukoharjo Mengamuk di Tengah Jalan. (KlikSoloNews/dok Polres Sukoharjo)

SUKOHARJO, KLIKSOLONEWS.COM – Seorang perempuan mengamuk di dalam mobil saat hendak diajak kembali ke Tangerang keluarganya.

Kejadian ini terjadi pada Jumat 4 April 2025, sekitar pukul 11.00 WIB, dan akhirnya ditangani oleh petugas di Pos Terpadu Simpang Lima Sukoharjo.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, perempuan itu diduga mengalami tekanan emosional akibat perceraian yang belum bisa diterimanya.

"Kejadian ini bermula saat masyarakat datang ke Pos Terpadu Simpang Lima dan diterima Kapospam AKP Askolani Budiyanto. Mereka melaporkan adanya seorang anggota keluarga yang meronta-ronta di dalam mobil dan melemparkan botol minuman ke arah pengemudi," ujar AKBP Anggaito.

Lebih rinci, Kapospam AKP Askolani Budiyanto setelah ditelusuri, diketahui perempuan tersebut baru saja diceraikan suaminya tanpa sepengetahuannya.

Orang tuanya berniat mengajaknya kembali ke Tangerang, tempat mereka merantau, tetapi perempuan tersebut menolak dan mengamuk di dalam kendaraan.

"Melihat situasi ini, kami menyarankan agar perjalanan ditunda terlebih dahulu demi keselamatan seluruh penumpang. Kami juga merekomendasikan agar kondisi psikis perempuan tersebut lebih dulu stabil dengan bertemu dan berkomunikasi dengan mantan suaminya," jelas AKP Askolani Budiyanto.

Dari hasil mediasi, keluarga akhirnya menyepakati saran petugas untuk mempertemukan perempuan itu dengan mantan suaminya, yang juga merupakan warga Weru. Hal ini dilakukan untuk mencari solusi terbaik atas permasalahan rumah tangga mereka.

"Sebagai orang tua, tentu sebaiknya memberikan solusi yang terbaik bagi anaknya. Alhamdulillah, mereka sudah bersepakat untuk membicarakan masalah ini dengan kepala dingin," tambah AKP Askolani.

Dengan adanya pendekatan persuasif ini, situasi yang sempat tegang dapat diselesaikan dengan baik, dan keluarga tersebut akhirnya bisa kembali ke rumah dengan kondisi lebih tenang.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X