Jumat, 12 Juni 2026

Warga Mojogedang Ditemukan Tewas di Aliran Sungai Dam Sabang

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 11 November 2024 | 22:42 WIB
Warga Mojogedang Ditemukan Tewas di Aliran Sungai Dam Sabang. (KlikSoloNews/dok)
Warga Mojogedang Ditemukan Tewas di Aliran Sungai Dam Sabang. (KlikSoloNews/dok)

KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM - Warsito (37), seorang warga Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang, ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Dam Sabang, Mojogedang, Karanganyar pada Senin 11 November 2024.

Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengambang dan tengkurap oleh relawan yang melakukan pencarian sejak Minggu sore.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Hendro Prayitno, mengonfirmasi pihaknya menerima laporan kecelakaan air di Dam Sabang pada Minggu 10 November 2024, sekitar pukul 16.00 WIB. Menurut laporan tersebut, Warsito terakhir kali terlihat sedang memancing di sekitar aliran sungai.

Setelah menerima laporan, tim dari BPBD Karanganyar bersama relawan dan masyarakat sekitar langsung melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai. Namun, pencarian pada Minggu sore hingga malam hari tidak membuahkan hasil.

"Kemarin, kami menerima laporan dari relawan di Mojogedang terkait kecelakaan air di Desa Sewurejo. Korban diketahui memancing di depan rumahnya sebelum terjatuh ke sungai. Hingga Minggu malam, pencarian belum berhasil menemukan korban," kata Hendro, Senin 11 November 2024.

Korban akhirnya ditemukan pada Senin pagi, sekitar pukul 09.30 WIB, hanyut sejauh 900 meter dari lokasi awal tempatnya memancing. Hendro menduga Warsito terpeleset saat memancing dan kemudian terseret arus sungai.

"Hari ini, bersama relawan, masyarakat, TNI, dan Polri, kami melanjutkan pencarian. Alhamdulillah, sekitar pukul 09.30, jasad korban ditemukan mengambang pada jarak sekitar 900 meter dari lokasi awal dia memancing," ungkap Hendro.

Pada Minggu sore, di saat Warsito dilaporkan hilang, kawasan hulu sungai mengalami hujan, yang menyebabkan aliran air di Dam Sabang menjadi deras dan berbentuk bah.

Kondisi ini ditambah dengan kedalaman air yang mencapai 2,5 meter di area sungai tempat Warsito memancing, yang diperkirakan menjadi faktor korban terbawa arus.

"Di hulu sempat terjadi hujan deras, sehingga air bah turun ke aliran Sungai Dam Sabang. Kedalaman sungai sekitar 2,5 meter, yang membuat arus cukup kuat," ujar Hendro.

Setelah ditemukan, jasad Warsito langsung dibawa ke puskesmas terdekat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil visum yang dilakukan oleh tim inavis dan dokter puskesmas, ditemukan luka pada bagian kepala korban, yang diduga akibat benturan dengan benda tumpul saat korban terpeleset dan jatuh ke sungai.

"Tim inavis dan puskesmas setempat melakukan pemeriksaan, dan ditemukan luka pada kepala korban. Kemungkinan luka ini disebabkan saat korban terpeleset dan jatuh ke sungai," jelas Hendro.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jasad Warsito diserahkan kepada pihak keluarga untuk prosesi pemakaman. "Jasad korban kami serahkan kepada keluarga sekitar pukul 10.30 pagi," tutup Hendro. (KS07)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X