SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Rahadian Marga Saputra, pria yang menjadi sorotan publik setelah mengenakan kebaya perempuan saat mengikuti Kirab Malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran, Solo, akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat.
Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya.
Dalam pernyataan tersebut, Rahadian mengakui kesalahannya dan menyatakan bertanggung jawab penuh atas keputusan mengenakan busana perempuan dalam acara budaya yang dianggap sakral oleh masyarakat Jawa.
Sebelumnya, penampilannya saat mengikuti Kirab Malam 1 Suro dengan mengenakan kebaya hitam lengkap dengan sanggul menjadi perbincangan luas di media sosial.
Tindakan tersebut menuai kritik dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat, budayawan, hingga pemerhati budaya Jawa.
Banyak pihak menilai busana yang dikenakannya tidak sesuai dengan pakem dan tata aturan busana yang berlaku dalam tradisi Kirab Malam 1 Suro di lingkungan Pura Mangkunegaran.
Dalam video klarifikasinya, Rahadian Marga Saputra minta maaf menegaskan keputusan mengenakan kebaya perempuan merupakan inisiatif pribadinya tanpa melibatkan pihak lain.
Ia mengaku sepenuhnya bertanggung jawab atas tindakannya dan tidak ingin ada pihak lain yang disalahkan dalam polemik yang terjadi.
“Saya Rahadian Marga Saputra, mengakui sepenuhnya kesalahan saya dalam mengenakan busana wanita pada acara sakral Mangkunegaran beberapa waktu lalu. Keputusan tersebut saya ambil dengan kesadaran dan kehendak saya sendiri, sehingga seluruh tanggung jawab atas tindakan tersebut berada pada saya,” ujarnya.
Minta Maaf kepada Mangkunegaran dan Masyarakat Jawa
Rahadian mengaku menyadari tindakannya menunjukkan kurangnya pemahaman serta penghormatan terhadap nilai-nilai adat dan budaya Jawa yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat.
Baca Juga: Mantan Karyawan Toko Perabotan di Solo Curi Perhiasan Majikan, Terungkap dari CCTV
Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besar Mangkunegaran, para budayawan, masyarakat Jawa, serta masyarakat Indonesia yang merasa kecewa maupun tersinggung akibat tindakannya.
Artikel Terkait
Respati Ardi Tanggapi Dua Agenda Kirab 1 Suro di Solo: Terpenting Aman dan Khidmat
854 Personel Gabungan Disiagakan, Polresta Surakarta Jamin Keamanan Kirab Pusaka Keraton dan Mangkunegaran Berjalan Aman dan Kondusif
Respati Ardi Ikuti Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro Mangkunegaran, Ajak Warga Introspeksi Diri
Ikuti Kirab 1 Suro Mangkunegaran, Respati Ajak Warga Solo Refleksi Diri