1. Mitigasi berbasis tata kota
- Penataan ulang daerah resapan air
- Perbaikan sistem drainase perkotaan
- Pengendalian alih fungsi lahan
2. Kesiapsiagaan bencana
- Sistem peringatan dini berbasis teknologi
- Simulasi bencana rutin
- Edukasi masyarakat berbasis risiko
3. Peran sekolah
- Integrasi kurikulum perubahan iklim dan kesehatan
- Edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
- Program kesiapsiagaan bencana bagi siswa
4. Sistem kesehatan adaptif iklim
- Pemantauan penyakit berbasis iklim
- Penguatan layanan kesehatan primer
- Antisipasi lonjakan penyakit pascabencana
Banjir di Solo menjadi bukti nyata perubahan iklim sudah terjadi dan dampaknya semakin luas. Oleh karena itu, pendekatan harus segera berubah dari sekadar menangani bencana menjadi mencegah dampaknya sejak awal.
Perubahan iklim itu nyata. Jika kita terus reaktif, kita akan terus menjadi korban.
Mitigasi perubahan iklim kini bukan hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga melindungi kesehatan masyarakat dan masa depan generasi.(KS01)
- Oleh: dr. MN. Ardi Santoso, Sp.A, Pediatric Health Educator, (Instagram: ardisantoso).