Di kubu lawan, pelatih Alessandro Lodi mengakui keunggulan JPE.
“Tanpa diskusi pun saya mengakui Pertamina adalah tim terbaik,” katanya.
Kemenangan ini menjadi gelar keempat bagi Jakarta Pertamina Enduro sejak bergabung di Proliga pada 2013, setelah sebelumnya juara pada 2014, 2018, 2025, dan kini 2026.
Sebagai juara, JPE berhak atas hadiah pembinaan sebesar Rp 400 juta, sementara Gresik Phonska Plus sebagai runner-up menerima Rp 250 juta.
Peringkat Akhir Proliga 2026 Putri:
- Jakarta Pertamina Enduro
- Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia
- Jakarta Popsivo Polwan
- Jakarta Electric PLN Mobile
Dominasi JPE di musim ini menegaskan status mereka sebagai kekuatan utama di voli putri Indonesia.(ks01)