“Diperkirakan kita mengerahkan sekitar 1000 Banser dan 1000 Pagar Nusa. Ini semua demi kenyamanan para peserta dan kontingen, juga ikut membantu warga Solo sekaligus untuk membantu agar event ini berjalan lancar,” kata Gus Fahmi.
Solo Kota Moderat
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surakarta KHM Mashuri berharap, momentum Porseni NU 2023 ini menjadi barometer dan episentrum moderasi beragama. Hal ini pula yang menjadi tekad Kiai Mashuri untuk mengubah citra Solo sehingga menjadi kota moderat.
“Insyaallah ke depan Solo akan menjadi kota yang moderat dan betul-betul menjadi kota yang sangat nyaman. Kota paling toleran nomor 9 yang nantinya menjadi kota toleran nomor 1 di Indonesia dan menjadi role model bagi kota-kota yang lain,” ungkap Kiai Mashuri.
Sebagai informasi, pada konferensi pers kali ini, Ketua Panitia Porseni NU H Nusron Wahid didampingi oleh para ketua PCNU se-Soloraya. (KS-01)