nasional

Jalan Cepu Randublatung Blora Segera Dibeton, Pemprov Jateng Kucurkan Rp34 Miliar

KS1
Rabu, 10 Juni 2026 | 09:31 WIB
Jalan Cepu Randublatung Blora Segera Dibeton, Pemprov Jateng Kucurkan Rp34 Miliar. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

BLORA, KLIKSOLONEWS.COM – Kabar baik datang bagi masyarakat Kabupaten Blora. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan ruas Jalan Cepu Randublatung sepanjang 2,6 kilometer akan diperbaiki secara menyeluruh menggunakan konstruksi beton atau rigid pavement.

Proyek tersebut ditargetkan rampung pada 2026 dan diharapkan mampu meningkatkan konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Blora.

Kepastian perbaikan jalan itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro saat meninjau ruas Singget–Djoplang–Cepu, Selasa (9/6/2026).

Menurut Henggar, pemerintah telah menyiapkan anggaran hampir Rp34 miliar untuk menangani ruas jalan tersebut. Dana itu terdiri dari alokasi awal sebesar Rp5,276 miliar dan tambahan Rp28,7 miliar melalui kebijakan peraturan kepala daerah (Perkada).

“Yang pertama ada alokasi Rp5,276 miliar dan ditambah lagi melalui Perkada sebesar Rp28,7 miliar. Totalnya untuk satu ruas ini saja Rp34 miliar. Insyaallah tuntas,” ujarnya.

Perbaikan Jalan Cepu–Randublatung akan menggunakan konstruksi rigid pavement atau perkerasan beton. Metode ini dipilih karena dinilai lebih kuat dan tahan lama dalam menahan beban kendaraan berat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Saat ini, paket pekerjaan senilai Rp5,276 miliar telah memasuki tahap tender. Setelah seluruh proses administrasi selesai, pekerjaan fisik ditargetkan mulai berjalan pada akhir Juli 2026.

Selain mengandalkan pendanaan dari APBD Provinsi Jawa Tengah, pemerintah juga mengusulkan tambahan dukungan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Blora.

“Mudah-mudahan kalau itu terealisasi, semakin tuntas lagi jalan yang ada di Blora,” kata Henggar.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini menyambut positif langkah percepatan pembangunan tersebut. Menurutnya, ruas Randublatung–Cepu merupakan salah satu jalur strategis yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa.

“Harapan kami jalan Randublatung-Cepu ini bisa benar-benar selesai sesuai harapan Pak Gubernur. Kalau bisa tuntas tahun ini,” ujarnya.

Perbaikan jalan ini juga menjadi harapan besar bagi warga yang selama bertahun-tahun mengeluhkan kerusakan di sejumlah titik. Saat kabar proyek tersebut diumumkan, sejumlah warga bahkan mendatangi lokasi penambalan jalan yang sedang berlangsung untuk melihat langsung proses penanganannya.

Gunawan Dwi Hananto, warga Desa Jetis, berharap kondisi jalan yang lebih baik nantinya mampu memperlancar distribusi barang dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Semoga bisa meningkatkan akses ekonomi rakyat. Terima kasih kepada Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab Blora yang sudah bersinergi sehingga jalan ini segera diperbaiki,” katanya.

Hal serupa disampaikan Greg, warga Kecamatan Jati. Ia mengaku bersyukur karena perbaikan jalan yang telah lama dinantikan akhirnya direalisasikan.

“Terima kasih Pak Gubernur Ahmad Luthfi. Semoga tahun ini benar-benar tuntas dan bermanfaat bagi masyarakat Blora,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari para pengguna jalan. Tomi, seorang sopir truk yang rutin melintasi jalur tersebut, berharap kualitas pembangunan benar-benar diperhatikan agar jalan lebih awet.

“Senang sekali. Yang penting perbaikannya maksimal karena jalan ini sering dilewati kendaraan berat,” katanya.

Sementara itu, Sri Sulastri, warga Desa Gedangpecici, menilai perbaikan jalan akan mengurangi kemacetan yang selama ini sering terjadi, terutama pada jam berangkat dan pulang sekolah.

“Alhamdulillah senang banget kalau diperbaiki. Semoga lancar dan cepat selesai,” ujarnya.

Ahmad Luthfi Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa perbaikan ruas Jalan Cepu–Randublatung harus selesai sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Perbaikan jalan rusak juga menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada 2026. Bahkan, tanpa menunggu APBD Perubahan, Pemprov telah merealokasi anggaran sekitar Rp200 miliar untuk menangani sejumlah ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan berat.

Langkah tersebut diambil setelah tingkat kemantapan jalan provinsi menurun dari 94,4 persen pada 2025 menjadi 84,6 persen pada 2026 akibat dampak musim hujan berkepanjangan.

“Saya ingin tahun 2026 ini kembali seperti 2025. Kemantapan jalan provinsi harus 94,4 persen,” tegas Ahmad Luthfi.

Dengan dimulainya proyek perbaikan Jalan Cepu–Randublatung, masyarakat berharap akses transportasi menjadi lebih lancar, biaya logistik menurun, dan aktivitas ekonomi di wilayah Blora semakin berkembang. (KS01)

Tags

Terkini