nasional

VIRAL! Terbongkar karena Bagi-bagi Uang di Sekolah, Bocah Kelas 5 SD dan Remaja di Jember Bobol Brankas Tetangga

KS1
Rabu, 10 Juni 2026 | 08:57 WIB
VIRAL! Terbongkar karena Bagi-bagi Uang di Sekolah, Bocah Kelas 5 SD dan Remaja di Jember Bobol Brankas Tetangga. (KlikSoloNews/dok)

JEMBER, KLIKSOLONEWS.COM – Warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, dibuat geger oleh terungkapnya kasus pencurian yang melibatkan dua pelaku di bawah umur.


Seorang remaja berusia 16 tahun bersama seorang bocah yang masih duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar diduga membobol brankas milik tetangga mereka sendiri dan membawa kabur sejumlah barang berharga.


Peristiwa tersebut terjadi saat rumah korban dalam keadaan kosong. Diduga, kedua pelaku telah mengetahui kondisi rumah sehingga memanfaatkan situasi tersebut untuk melancarkan aksi pencurian tanpa diketahui pemilik rumah.


Yang mengejutkan, kedua pelaku tidak hanya masuk ke dalam rumah korban, tetapi juga menggunakan mesin gerinda untuk membongkar brankas yang berisi uang dan barang berharga. Setelah berhasil membuka brankas, mereka mengambil seluruh isi yang dianggap bernilai.


Dari hasil kejahatan itu, pelaku diduga membawa kabur uang tunai sekitar Rp14 juta, sejumlah perhiasan emas, serta sebuah jam tangan mewah. Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.


Namun, uang hasil curian tersebut tidak bertahan lama. Kedua pelaku justru menghabiskannya untuk berbagai kebutuhan konsumtif, mulai dari membeli telepon genggam baru, berbelanja berbagai barang, hingga membeli aneka jajanan.


Kasus ini akhirnya terungkap berkat kejelian pihak sekolah. Salah satu pelaku yang masih berstatus siswa sekolah dasar diketahui menunjukkan perilaku tidak biasa dengan sering membagikan uang kepada teman-temannya.


Beberapa siswa disebut menerima uang dengan nominal antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu. Tindakan tersebut memunculkan kecurigaan seorang guru yang kemudian menanyakan asal-usul uang yang dimiliki siswa tersebut.


Kecurigaan itu kemudian berkembang menjadi penyelidikan lebih lanjut. Informasi yang diperoleh mengarah pada dugaan pencurian yang terjadi di lingkungan tempat tinggal pelaku.


Setelah dilakukan pendalaman, pihak kepolisian akhirnya berhasil mengungkap kasus tersebut dan mengamankan kedua pelaku untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.


Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan anak-anak dalam tindak pidana yang tergolong serius.


Selain menimbulkan kerugian materi bagi korban, peristiwa tersebut juga memunculkan kekhawatiran mengenai pengaruh lingkungan pergaulan, penggunaan teknologi, serta kurangnya pengawasan terhadap aktivitas anak di luar rumah.


Para orang tua dan pihak sekolah diimbau untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak, terutama ketika mereka tiba-tiba memiliki uang dalam jumlah besar atau barang berharga yang tidak sesuai dengan kondisi kesehariannya.


Pengawasan yang lebih intensif serta komunikasi yang terbuka dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah anak-anak terjerumus ke dalam tindakan yang melanggar hukum. (ks01)

Tags

Terkini