nasional

Minat Kuliah di Korea Selatan Meningkat, Mahasiswa Indonesia Naik Hampir Dua Kali Lipat

KS1
Rabu, 27 Mei 2026 | 10:00 WIB
Suasana Starfield Library di Gangnam Disgtric, Seoul, Korea Selatan. Minat Kuliah di Korea Selatan Meningkat, Mahasiswa Indonesia Naik Hampir Dua Kali Lipat. (KlikSolonews/Adhirajasa)

SEOUL, KLIKSOLONEWS.COM - Minat pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Korea Selatan terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Tren ini terlihat dari bertambahnya jumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Negeri Ginseng.


Data terbaru menunjukkan jumlah mahasiswa asal Indonesia di Korea Selatan meningkat hampir dua kali lipat dalam satu dekade terakhir. Pada 2016 tercatat sebanyak 1.353 mahasiswa Indonesia belajar di Korea, sementara pada 2025 jumlahnya naik menjadi 2.446 orang.


Peningkatan tersebut menjadi salah satu alasan digelarnya STUDY IN KOREA Education Fair in Indonesia 2026 yang diselenggarakan oleh National Institute for International Education bersama Korean Education Center in Indonesia.


Pameran pendidikan itu berlangsung di SMESCO Indonesia pada 23-24 Mei 2026 dan diikuti puluhan universitas ternama dari Korea Selatan.


Acara tersebut bertujuan memberikan informasi lengkap kepada pelajar Indonesia terkait peluang kuliah di Korea Selatan, mulai dari pilihan jurusan, program beasiswa, proses pendaftaran, hingga kehidupan mahasiswa internasional.


Direktur Korean Education Center in Indonesia menyebut Indonesia menjadi salah satu negara prioritas bagi sektor pendidikan tinggi Korea Selatan karena memiliki populasi usia muda yang besar dan minat studi luar negeri yang terus berkembang.


Sebanyak 53 universitas dan institusi pendidikan Korea ikut berpartisipasi dalam pameran tersebut. Masing-masing membuka stan informasi serta layanan konsultasi langsung bagi calon mahasiswa Indonesia.


Para pengunjung mendapatkan kesempatan berkonsultasi mengenai program studi, persyaratan masuk universitas, peluang beasiswa, hingga gambaran kehidupan sehari-hari selama tinggal di Korea Selatan. Panitia juga menyediakan layanan penerjemah untuk mempermudah komunikasi antara pihak universitas dan calon mahasiswa.


Selain menjadi ajang promosi pendidikan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Korea Selatan.


Pada hari pertama penyelenggaraan, panitia mengadakan kuliah khusus terkait pengajaran bahasa Korea sebagai bahasa asing kedua dalam kurikulum pendidikan menengah Indonesia. Diskusi juga melibatkan sejumlah perwakilan sekolah dan institusi pendidikan.


Sementara itu, hari kedua difokuskan pada perkembangan Korean Studies dan pendidikan bahasa Korea di Indonesia, termasuk peluang studi lanjutan di berbagai universitas Korea.


Acara ini turut menghadirkan sesi Study in Korea Talk Concert yang menampilkan alumni penerima Global Korea Scholarship atau GKS.


Dalam sesi tersebut, para alumni berbagi pengalaman mulai dari proses persiapan beasiswa, pemilihan jurusan kuliah, adaptasi kehidupan kampus di Korea Selatan, hingga peluang karier setelah menyelesaikan pendidikan.


Ke depan, pihak NIIED dan KEC Indonesia menyatakan akan terus memperluas akses informasi pendidikan melalui platform terpadu Study in Korea, pameran pendidikan daring dan luring, serta berbagai program beasiswa dan dukungan bagi mahasiswa internasional.(KS01)

Tags

Terkini