SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Wali Kota Surakarta, Respati Ardi berencana menambah tenaga psikolog klinis di berbagai titik Posyandu sebagai upaya memperkuat layanan kesehatan mental masyarakat melalui Program Posyandu Plus.
Menurut Respati, Pemerintah Kota Surakarta memberikan perhatian serius terhadap kesehatan mental masyarakat mulai dari balita, ibu hamil, remaja, dewasa hingga lanjut usia (lansia).
Ia menilai layanan kesehatan mental sangat penting untuk membantu masyarakat dalam menjaga kondisi emosional sekaligus mengatasi gangguan perilaku maupun tekanan psikologis yang tidak terkontrol.
“Jadi Program Posyandu Plus sudah berjalan setahun dan sudah ratusan karena kami ada 636 titik Posyandu dan layanan tambahan kesehatan mental ini. Ternyata ini sangat dibutuhkan,” kata Respati usai menghadiri kegiatan Gerakan Posyandu Plus Mendengar dan Menyapa dari Forum Do Sambato Puskesmas Gilingan, Jumat (22/5/2026).
Respati menjelaskan saat ini ratusan Posyandu di Kota Solo telah memiliki layanan kesehatan mental tambahan. Namun, kebutuhan tenaga psikolog klinis dinilai masih cukup besar.
Karena itu, Pemkot Surakarta juga membuka peluang keterlibatan mahasiswa sebagai relawan atau asisten psikolog untuk mendukung pelayanan kesehatan mental masyarakat.
“Dan ini saya rasa juga perlu melibatkan teman-teman mahasiswa. Bagi teman-teman mahasiswa, saya ingin mengajak untuk menjadi asisten psikolog untuk bisa turun langsung. Jadi kalian yang mau, daftar jadi volunteer untuk asisten psikolog bagi warga-warga kita yang butuh sentuhan kesehatan mental,” tambahnya.
Kasus Kekerasan Remaja dan Bunuh Diri
Respati mengaku prihatin dengan meningkatnya persoalan kesehatan mental yang berdampak pada berbagai kasus sosial, termasuk kekerasan remaja hingga bunuh diri.
Ia menyebut berdasarkan data yang diterima pemerintah, terdapat warga yang membutuhkan rujukan penanganan psikolog lanjutan.
“Kita mendapatkan data faktual di bawah 10 persen yang kita turunkan perlu mendapatkan psikolog rujukan. Nah ini perlu kekhawatiran bersama kita. Dan kita turut prihatin banyaknya kekerasan remaja dan bunuh diri. Maka dari itu kita jalankan program Posyandu Plus untuk kesehatan mental,” imbuhnya.
Melalui Program Posyandu Plus, Pemerintah Kota Solo berharap masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan mental sejak dini sehingga berbagai persoalan psikologis dapat ditangani lebih cepat dan tepat.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Surakarta dalam membangun layanan kesehatan masyarakat yang lebih menyeluruh, tidak hanya fokus pada kesehatan fisik tetapi juga kesehatan mental.(KS01)