nasional

Zulkifli Hasan Tegaskan Rekrutmen Koperasi Merah Putih Gratis dan Bebas Titipan

KS1
Selasa, 5 Mei 2026 | 15:36 WIB
Zulkifli Hasan Tegaskan Rekrutmen Koperasi Merah Putih Gratis dan Bebas Titipan. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah menegaskan bahwa proses rekrutmen manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dilakukan secara transparan, gratis, serta bebas dari praktik titipan.


Penegasan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyusul maraknya informasi palsu dan dugaan penipuan yang mengatasnamakan program Koperasi Merah Putih.


“Saya harus bicara tegas soal penipuan yang marak. Ada oknum yang menyebar link palsu, berpotensi menyalahgunakan data pribadi, bahkan meminta bayaran,” ujarnya, Senin (4/5).


Ia menegaskan bahwa proses pendaftaran hanya dilakukan melalui situs resmi pemerintah dan tidak dipungut biaya apa pun.


“Tidak ada biaya satu rupiah pun. Tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun,” tegasnya.


Selain itu, pemerintah memastikan tidak ada jalur khusus dalam proses seleksi, termasuk melalui rekomendasi pejabat atau pihak tertentu.


“Tidak ada orang dalam. Tidak ada titipan. Kalau ada yang mengaku bisa membantu dengan meminta uang, itu pasti penipuan. Laporkan saja ke aparat hukum,” lanjutnya.


Lebih jauh, Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi desa. Koperasi ini diharapkan mampu memotong rantai distribusi yang panjang serta menjadi penyangga (offtaker) bagi hasil produksi masyarakat.


Selain itu, koperasi juga akan menjadi saluran distribusi berbagai bantuan pemerintah dan subsidi, seperti pupuk dan gas, sehingga penyalurannya lebih tepat sasaran.


“Tujuannya sangat strategis, agar distribusi bantuan dan hasil produksi bisa lebih adil dan efisien,” pungkasnya.


Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap penipuan digital dan hanya mengakses informasi melalui kanal resmi agar terhindar dari penyalahgunaan data maupun kerugian finansial.(KS01)

Tags

Terkini