nasional

Green SM Indonesia Disorot Usai Dugaan Penghapusan Informasi di Wikipedia

KS1
Jumat, 1 Mei 2026 | 09:30 WIB
Green SM Indonesia Disorot Usai Dugaan Penghapusan Informasi di Wikipedia. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM - Nama Green SM Indonesia tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah muncul dugaan upaya penghapusan informasi di halaman Wikipedia terkait tragedi kecelakaan kereta di Bekasi Timur.

Isu ini pertama kali mencuat setelah unggahan akun X bernama DeemZ viral pada Rabu (29/4/2026).

Dalam unggahannya, akun tersebut membagikan tangkapan layar riwayat suntingan artikel Wikipedia berjudul “2026 train collisions in Bekasi, Indonesia” yang kemudian memicu reaksi luas dari warganet.

Kronologi dugaan penghapusan informasi di Wikipedia. Berdasarkan tangkapan layar yang beredar, dugaan penghapusan pertama terjadi pada 28 April 2026 sekitar pukul 08.09 WIB. Seorang editor anonim disebut menghapus lebih dari 3.200 karakter dari artikel tersebut.

Yang menarik perhatian publik, ringkasan suntingan ditulis dalam bahasa Vietnam dan diduga berisi pernyataan bahwa penghapusan dilakukan atas instruksi pihak tertentu untuk menghilangkan konten negatif terkait perusahaan.

Tak lama kemudian, perubahan tersebut dikembalikan editor Wikipedia lain dengan alasan penghapusan dilakukan tanpa penjelasan yang memadai.

Namun, sehari setelahnya, dugaan serupa kembali terjadi. Pada 29 April 2026 dini hari, editor anonim lain kembali menghapus ribuan karakter dari artikel yang sama.

Kali ini, ringkasan suntingan ditulis dalam bahasa Inggris dengan kalimat “Remove negative content about the company.” Aksi tersebut juga langsung dibatalkan editor lain hanya dalam hitungan menit.

Viral dan Picu Reaksi Publik

Viralnya tangkapan layar tersebut membuat nama Green SM Indonesia ikut terseret dalam perbincangan publik, terlebih karena isu ini berkaitan dengan Tragedi Tabrakan Kereta Bekasi Timur 2026 yang masih menjadi perhatian masyarakat.

Di media sosial, perdebatan pun tak terhindarkan. Sebagian warganet menyoroti etika pengelolaan informasi di platform terbuka seperti Wikipedia, sementara lainnya mengingatkan pentingnya verifikasi sebelum menarik kesimpulan.

Hingga saat ini, pihak Green SM Indonesia belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan tersebut. Publik pun masih menunggu klarifikasi guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya transparansi dan akurasi informasi di era digital, khususnya pada platform kolaboratif seperti Wikipedia yang dapat disunting siapa saja.(ks01)

Tags

Terkini