nasional

BIKIN MALU! Viral Ketegangan Pendaki di Puncak Gunung Lawu, Dipicu Antrean Foto di Tugu Hargo Dumilah

KS1
Selasa, 28 April 2026 | 07:12 WIB
BIKIN MALU! Viral Ketegangan Pendaki di Puncak Gunung Lawu, Dipicu Antrean Foto di Tugu Hargo Dumilah. (KlikSoloNews/dok)

KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM - Sebuah video yang memperlihatkan ketegangan antarpendaki di puncak Gunung Lawu viral di media sosial pada Minggu (26/4/2026).


Insiden tersebut diduga dipicu oleh antrean panjang saat pengambilan foto di salah satu titik favorit pendaki.


Dalam video yang beredar, area sekitar Tugu Hargo Dumilah tampak dipadati pendaki. Adu mulut sempat terjadi di antara beberapa orang, sementara pendaki lain berusaha melerai agar situasi tidak semakin memanas.


Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Bidang Operasional PUD Aneka Usaha, Titin Riyadiningsih selaku pengelola kawasan wisata puncak Lawu memastikan kondisi di lokasi tetap aman dan terkendali.


Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi di titik tertinggi Gunung Lawu yang memang kerap menjadi lokasi favorit untuk berfoto. Kepadatan pendaki pada waktu tersebut menyebabkan antrean cukup panjang.


“Berdasarkan laporan tim di lapangan, kesalahpahaman muncul akibat dinamika antrean saat berfoto. Kondisi fisik yang lelah serta kurangnya komunikasi menjadi pemicu utama,” ujar Titin dalam keterangan resmi, Senin (27/4/2026) malam, dilansir HarianKota, jejaring KlikSoloNews.


Meski sempat terjadi adu argumen, situasi berhasil ditangani dengan cepat. Petugas bersama pengelola segera melakukan mediasi hingga kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.


Pihak pengelola juga mengingatkan para pendaki yang melalui jalur Candi Cetho dan Cemoro Kandang untuk tetap menjaga etika selama berada di kawasan gunung.


“Pendaki diimbau saling menghormati dan menjaga sikap selama pendakian, termasuk saat berada di puncak,” tegasnya.


Selain itu, pendaki diminta untuk bergantian saat berfoto, membatasi durasi dokumentasi ketika antrean mengular, serta menjaga tutur kata—terutama saat kondisi tubuh mulai lelah.


“Apabila terjadi kendala di lapangan, segera hubungi petugas atau relawan terdekat agar dapat dimediasi dengan baik,” tambahnya.


Titin kembali menegaskan bahwa Gunung Lawu bukan sekadar destinasi wisata, melainkan ruang bersama bagi para pecinta alam untuk mencari ketenangan.


Ia pun mengajak seluruh pendaki untuk menjaga suasana tetap kondusif dengan menjunjung tinggi etika dan semangat persaudaraan, sehingga aktivitas pendakian dapat berlangsung aman dan nyaman bagi semua.(KS01)

Tags

Terkini