SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Persis Solo menerima sejumlah sanksi dari Komite Disiplin PSSI terkait pertandingan tandang melawan Persijap Jepara yang berlangsung pada Kamis (5/3/2026) lalu.
Keputusan tersebut tertuang dalam beberapa Surat Keputusan (SK) yang diterima manajemen Persis pada Jumat (13/3). Sanksi dijatuhkan akibat sejumlah pelanggaran yang terjadi selama pertandingan, terutama yang melibatkan suporter.
Berdasarkan SK Komdis PSSI Nomor 198/L1/SK/KD-PSSI/III/2026 yang merujuk Pasal 5 ayat (7) dan ayat (11) Regulasi BRI Super League 2025/2026, Persis dikenakan denda sebesar Rp25 juta terkait kehadiran suporter sebagai tim tamu.
Selanjutnya melalui SK Nomor 199/L1/SK/KD-PSSI/III/2026 yang merujuk Pasal 56 Regulasi BRI Super League 2025/2026 juncto Pasal 12 Kode Disiplin PSSI Tahun 2025, Persis juga diwajibkan mengganti kerugian material serta mendapat sanksi teguran keras. Sanksi ini diberikan setelah suporter Persis terbukti melakukan perusakan kursi tribun stadion serta menggoyang pagar dan barikade pemisah antara Tribun VIP Barat (Selatan) dan Tribun VIP Barat (Tengah).
Selain itu, dalam SK Nomor 200/L1/SK/KD-PSSI/III/2026, Persis dinilai bertanggung jawab atas kericuhan antar suporter yang terjadi antara pendukung Persijap Jepara dan Persis Solo di tribun VIP Barat. Kericuhan tersebut melibatkan aksi saling ejek hingga pelemparan yang mengakibatkan kerusakan fasilitas stadion.
Atas pelanggaran tersebut, merujuk Pasal 70 ayat (1) dan ayat (2) Kode Disiplin PSSI Tahun 2025, Persis dijatuhi sanksi larangan menggelar pertandingan dengan penonton sebanyak lima laga kandang. Sanksi ini mulai berlaku pada pertandingan kandang berikutnya, yakni pada pekan ke-27. Selain itu, klub juga dikenai denda sebesar Rp50 juta.
Sementara itu, melalui SK Nomor 201/L1/SK/KD-PSSI/III/2026, Persis kembali dikenai sanksi denda sebesar Rp60 juta. Sanksi tersebut dijatuhkan karena adanya pelemparan petasan ke area lapangan pertandingan yang dilakukan oleh suporter Persis dari Tribun VIP Barat (Selatan).
Komdis PSSI menegaskan bahwa pengulangan pelanggaran serupa di masa mendatang dapat berujung pada hukuman yang lebih berat bagi klub. (ks2)