nasional

DPR Pastikan Stok Pangan Jateng Aman Jelang Lebaran, Beras Surplus

KS1
Sabtu, 7 Maret 2026 | 09:00 WIB
DPR Pastikan Stok Pangan Jateng Aman Jelang Lebaran, Beras Surplus. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan reses ke Jawa Tengah untuk memastikan kesiapan daerah menghadapi Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah memastikan stok pangan mencukupi serta layanan perbankan siap menghadapi peningkatan transaksi masyarakat selama periode Lebaran.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah meningkatnya mobilitas saat arus mudik dan perayaan Idulfitri.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan pemerintah provinsi telah melakukan pemetaan secara menyeluruh untuk memastikan kesiapan daerah menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Lebaran.

Persiapan tersebut meliputi berbagai sektor, mulai dari sarana prasarana transportasi, ketahanan pangan, hingga pelayanan publik dan ketersediaan energi.

“Semua sektor kita siapkan. Mulai dari infrastruktur, distribusi logistik, sampai pelayanan publik agar masyarakat bisa menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” ujar Ahmad Luthfi.

Dalam menjaga stabilitas pangan, Pemprov Jawa Tengah juga melakukan berbagai langkah intervensi pasar. Di antaranya melalui operasi pasar, Gerakan Pangan Murah (GPM), hingga pemberian subsidi distribusi bahan pokok penting.

Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan pemerintah pusat, BUMN pangan, serta pelaku usaha.

Menurut Ahmad Luthfi, secara umum kondisi pangan di Jawa Tengah berada dalam kondisi aman. Bahkan sejumlah komoditas strategis tercatat mengalami surplus.

“Beras kita surplus, beberapa komoditas juga surplus. Untuk harga yang saat ini terpantau naik adalah cabai, dan kita sudah siapkan langkah intervensi serta penetrasi harga,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah optimistis kebutuhan pangan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran tetap dapat terpenuhi.

Ketua Rombongan Reses Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto, menjelaskan kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan sektor pangan sekaligus layanan perbankan menjelang Idulfitri.

Menurutnya, kesiapan dua sektor tersebut sangat penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran.

Dalam pertemuan tersebut turut dihadirkan sejumlah BUMN pangan dan perbankan, seperti Bulog, ID Food, serta bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yakni BRI, Mandiri, BNI, dan BTN.

“Kami ingin memastikan ketahanan pangan serta kesiapan komoditas kebutuhan pokok bagi masyarakat, terutama agar harga tetap wajar. Dari sisi perbankan juga penting memastikan likuiditas selama Lebaran agar masyarakat tidak mengalami kesulitan,” kata Adisatrya.

Stok Nasional Aman hingga Tiga Bulan

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Iqbal Shoffan Shofwan, menyampaikan stok indikatif sejumlah barang kebutuhan pokok secara nasional relatif aman.

Menurutnya, ketersediaan pangan diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga tiga bulan ke depan, termasuk selama periode Ramadan dan Idulfitri.

Ia juga menilai stabilitas harga pangan di Jawa Tengah masih terjaga dan berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Harga kebutuhan pokok di Jawa Tengah sangat bagus, tidak ada yang melebihi HET. Hanya satu komoditas yang masih tinggi yaitu cabai rawit merah,” ujar Iqbal.

Pemerintah juga telah mengambil langkah antisipatif dengan mempercepat distribusi barang kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi akibat anomali cuaca.

“BMKG menyampaikan ada potensi curah hujan tinggi hingga akhir Maret 2026. Karena itu distribusi kebutuhan pokok kita percepat sejak rapat koordinasi pada akhir Januari lalu,” jelasnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok dapat terjaga sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan lebih tenang.(KS01)

Tags

Terkini