nasional

Kakorlantas Siapkan Contraflow dan One Way Nasional Berbasis Digital saat Puncak Mudik Lebaran 2026

KS1
Senin, 2 Maret 2026 | 15:30 WIB
Kakorlantas Siapkan Contraflow dan One Way Nasional Berbasis Digital saat Puncak Mudik Lebaran 2026. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menegaskan kesiapan pengelolaan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Strategi yang disiapkan mengedepankan teknologi digital dan pemantauan data real time untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap lancar dan aman.

Menurutnya, Korlantas Polri akan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder dalam tata kelola lalu lintas, khususnya di ruas tol yang berpotensi mengalami lonjakan volume kendaraan.

Korlantas akan menerapkan berbagai skema manajemen dan rekayasa lalu lintas, mulai dari alih arus, penjagaan intensif, contraflow, one way nasional, dan one way sepenggal.

Seluruh kebijakan tersebut akan diambil berdasarkan data traffic counting dan radar pemantauan kendaraan.

“Ketika dalam satu jam berturut-turut jumlah kendaraan mencapai 4.500 hingga 5.000 unit, kami akan memberlakukan contraflow lajur 1. Jika sudah 6.400 kendaraan per jam, maka contraflow lajur 2 akan diterapkan,” jelas Agus.

Parameter Penerapan Contraflow

Contraflow tidak diterapkan secara sembarangan. Ada parameter khusus yang menjadi acuan, yakni jumlah kendaraan per jam, kepadatan lalu lintas berturut-turut, update radar dan sistem traffic counting, dan pemantauan drone presisi.

Jika lonjakan kendaraan terus meningkat meskipun contraflow dua lajur telah diberlakukan, maka opsi one way nasional akan menjadi langkah berikutnya.

Penerapan one way, baik nasional maupun sepenggal, dilakukan berdasarkan pembaruan data terkini dari sistem pemantauan lalu lintas, termasuk radar dan teknologi yang terintegrasi dengan pengelola tol seperti Jasa Marga.

Kakorlantas menegaskan, kebijakan ini bukan sekadar imbauan, melainkan keputusan berbasis sistem data dan teknologi yang terus diperbarui secara real time.

Irjen Agus menekankan bahwa kehadiran Korlantas Polri dalam Operasi Ketupat 2026 bukan hanya soal pengaturan lalu lintas, tetapi juga menjamin keamanan dan keselamatan pemudik.

Dengan dukungan teknologi digital, drone presisi, radar, serta sistem traffic counting, Korlantas optimistis arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih terkendali.

“Negara hadir untuk memastikan aman di bidang kriminalitas dan lancar di bidang lalu lintas,” tegasnya.(KS01)

Tags

Terkini