nasional

Terpisah Saat Turun Gunung, Pendaki Asal Colomadu Dilaporkan Hilang di Jalur Mongkrang

KS1
Selasa, 20 Januari 2026 | 07:00 WIB
Terpisah Saat Turun Gunung, Pendaki Asal Colomadu Dilaporkan Hilang di Jalur Mongkrang (Kliksolonews/Dok)

KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM – Seorang pendaki asal Colomadu, Karanganyar, dilaporkan belum kembali usai melakukan pendakian di Bukit Mongkrang sejak Minggu (18/1/2026) siang. Pendaki tersebut diketahui bernama Yasid Ahmad Firdaus, yang terpisah dari rombongannya saat perjalanan turun gunung.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, Yasid terpisah dari tiga rekannya di area di atas Pos 3 jalur pendakian Mongkrang. Hingga batas waktu turun yang telah disepakati, korban tidak kunjung tiba di basecamp, sehingga dinyatakan hilang.


Upaya pencarian awal telah dilakukan secara mandiri oleh petugas basecamp bersama relawan lokal hingga Senin (19/1/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Namun, hasil pencarian tersebut belum membuahkan titik terang.


Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Karanganyar segera berkoordinasi dengan Basarnas untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan secara resmi menggunakan tim gabungan.


Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, menyampaikan bahwa tim SAR gabungan telah dikerahkan ke lokasi sejak Senin pagi untuk melakukan asesmen awal sekaligus penyisiran di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.


“Kami menerima laporan dari petugas basecamp sekitar pukul dua dini hari. Pagi ini langsung kami koordinasikan dengan Basarnas dan unsur relawan. Tim saat ini sudah bergerak naik untuk persiapan pencarian,” jelas Hendro.


Berdasarkan kronologi, rombongan pendaki memulai perjalanan sejak Minggu pagi dan berhasil mencapai puncak sekitar pukul 08.00 WIB. Saat turun, posisi rombongan terpisah, dengan korban berada di barisan paling belakang dan tidak sampai di titik temu yang telah ditentukan.


Sebelumnya, pencarian sempat dilakukan menggunakan perangkat thermal di sejumlah jalur rawan, termasuk kawasan Pagerdowo dan Sangitan. Ke depan, area pencarian akan diperluas guna meningkatkan peluang menemukan korban.


“Satu pendaki ini diduga tersesat. Karena pencarian lokal belum menemukan hasil, maka penanganan kami ambil alih untuk pencarian lanjutan. Perkembangan akan terus kami sampaikan,” pungkasnya. (KS2)

Tags

Terkini