nasional

Arus Lalu Lintas di Kota Solo Mulai Padat, Polisi Siapkan Rekayasa Jalan Hadapi Libur Nataru

KS1
Selasa, 23 Desember 2025 | 17:22 WIB
Arus Lalu Lintas di Kota Solo Mulai Padat, Polisi Siapkan Rekayasa Jalan Hadapi Libur Nataru. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM — Suasana libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kota Solo mulai terasa sejak akhir pekan lalu. Sejumlah ruas jalan di dalam kota terpantau mengalami peningkatan volume kendaraan, terutama di titik-titik strategis dan pusat aktivitas masyarakat.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, petugas dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Solo bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo telah disiagakan di berbagai persimpangan dan kawasan rawan kepadatan.

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Agung Yudiawan, memperkirakan kenaikan volume kendaraan akan mulai terlihat signifikan pada Rabu (24/12/2025). Meski demikian, ia menilai peningkatan arus lalu lintas tidak akan setinggi momentum libur Lebaran.

“Dari perbandingan data counting tahun lalu dengan 2025, kami memprediksi adanya penurunan volume kendaraan. Hal ini karena Hari Natal jatuh di tengah pekan, sehingga potensi kepadatan tidak setinggi saat libur panjang akhir pekan,” ujar Agung saat ditemui di Pos Pelayanan (Posyan) Nataru 2025 Benteng Vastenburg Solo, Selasa (23/12/2025).

Agung menjelaskan, berbeda dengan wilayah lain di eks-Karesidenan Surakarta yang menjadi tujuan mudik Nataru, Kota Solo lebih banyak berfungsi sebagai jalur lintasan kendaraan. Kepadatan lalu lintas di dalam kota diperkirakan didominasi kendaraan dari luar daerah yang melintas.

Namun demikian, kendaraan berpelat luar daerah yang masuk ke Kota Bengawan diprediksi merupakan wisatawan yang memanfaatkan libur panjang untuk berkunjung ke Solo.

“Untuk wilayah Kota Surakarta, potensi kerawanan lalu lintas menjelang Nataru berasal dari aktivitas masyarakat yang berlibur. Sedangkan untuk mudik, Solo lebih banyak menjadi jalur lintasan,” jelasnya.

Antisipasi Kemacetan dan Rekayasa Lalu Lintas

Guna mencegah terjadinya kemacetan saat volume kendaraan meningkat, Satlantas Polresta Solo telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Di antaranya dengan penempatan personel di persimpangan jalan, pusat keramaian, serta pelaksanaan patroli bersama instansi terkait.

“Kami menempatkan personel di titik-titik rawan dan pusat aktivitas masyarakat. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan instansi terkait untuk melakukan patroli dan penertiban guna mengurai arus lalu lintas,” lanjut Agung.

Sejumlah rekayasa lalu lintas juga telah disiapkan, khususnya di kawasan yang kerap menjadi pusat kegiatan masyarakat, seperti Jalan Gatot Subroto, Jalan Diponegoro–Ngarsapura, Jalan RE Martadinata Ketandan saat akhir pekan, serta Jalan Slamet Riyadi pada momen Car Free Night dan malam pergantian tahun.

“Wilayah Slamet Riyadi memang berpotensi terjadi kepadatan, terutama pada malam tahun baru. Kami mengantisipasi dengan memanfaatkan teknologi smart city, seperti pemantauan CCTV, serta penempatan personel di lapangan untuk mengurai arus kendaraan,” terangnya.

Agung juga mengimbau masyarakat, baik pemudik maupun wisatawan, untuk memanfaatkan layanan kepolisian jika mengalami kendala selama perjalanan. Polresta Solo menyediakan layanan darurat 110 yang dapat dihubungi selama libur Nataru.

“Dengan menghubungi layanan 110, petugas kepolisian akan segera merespons sesuai aduan masyarakat, tidak hanya terkait lalu lintas,” kata Agung.

Selain itu, di sejumlah Pos Pengamanan (Pos PAM) Terpadu Nataru, termasuk di Benteng Vastenburg, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas pelayanan.

“Kami berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memberikan layanan maksimal, mulai dari servis kendaraan gratis, pengecekan kesehatan, hingga pelayanan administrasi seperti pengurusan SKCK, pembayaran pajak kendaraan, dan pembuatan SIM,” pungkasnya.

Tags

Terkini