nasional

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 22–23 Desember 2025, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Meluas

KS1
Selasa, 23 Desember 2025 | 08:09 WIB
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 22–23 Desember 2025, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Meluas. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 22–23 Desember 2025.

Cuaca ekstrem tersebut diprakirakan berupa hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.

Dalam keterangannya, BMKG menyebut sejumlah wilayah berpotensi terdampak, mulai dari Aceh, Bali, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.

Potensi cuaca ekstrem juga diprakirakan terjadi di wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Tak hanya itu, wilayah Indonesia timur dan Sulawesi juga masuk dalam daftar daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan. Wilayah tersebut meliputi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, serta Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara.

BMKG menjelaskan, kondisi cuaca ekstrem ini dipicu dua bibit siklon tropis yang masih aktif di sekitar wilayah Indonesia, yakni Bibit Siklon Tropis 93S dan Bibit Siklon Tropis 95S.

Khusus Bibit Siklon Tropis 95S, BMKG mencatat adanya potensi hujan sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang, terutama di sejumlah wilayah Indonesia bagian timur. Sementara Bibit Siklon Tropis 93S turut berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas awan hujan di beberapa wilayah lainnya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, dan gangguan transportasi, terutama menjelang periode libur akhir tahun.

Masyarakat juga diminta untuk terus memantau informasi cuaca terkini yang dikeluarkan BMKG serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan instansi terkait guna meminimalkan risiko akibat cuaca ekstrem.(KS01)

Tags

Terkini