nasional

Pria Asal Cimahi Ditemukan Meninggal di Halaman Hotel Paragon Solo, Diduga Sakit

KS1
Selasa, 4 November 2025 | 08:56 WIB
Pria Asal Cimahi Ditemukan Meninggal di Halaman Hotel Paragon Solo, Diduga Sakit. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Seorang pria bernama Ikbal Nopiandi (49), warga Cimahi Selatan, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia di halaman Hotel Paragon Solo pada Senin (3/11/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban ditemukan dalam kondisi mulut mengeluarkan darah, sehingga sempat membuat panik pengunjung dan petugas keamanan hotel.

Kepala SPKT Polresta Surakarta Ipda Arif Setyawan membenarkan adanya temuan jasad tersebut.

“Ya benar, ada temuan mayat di Hotel Paragon Solo,” ujar Arif, mewakili Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, Senin (3/11/2025).

Menurut Arif, penemuan bermula dari laporan petugas keamanan hotel yang melihat korban tergeletak di halaman. Polisi yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal.

“Jadi petugas keamanan hotel melapor ada orang meninggal dunia, dan kami langsung ke TKP,” jelas Arif.

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat berbelanja di Mall Solo Paragon.

Saat berada di depan kasir salah satu toko roti, korban mendadak batuk dan muntah darah. Ia kemudian berjalan keluar dari mal menuju halaman hotel yang berada di area yang sama, sebelum akhirnya terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Petugas keamanan hotel segera memanggil tenaga medis dari RS Kasih Ibu Solo. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

“Petugas RS Kasih Ibu datang ke lokasi dan menyatakan korban sudah tidak bernyawa. Setelah itu, kami menerima laporan resmi dari pihak keamanan hotel,” terang Arif.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, petugas menemukan kunci kamar hotel di kawasan Laweyan dan sejumlah obat-obatan, yang kini telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Tidak kami temukan tanda-tanda penganiayaan pada korban,” pungkas Arif.

Hingga kini, jenazah korban telah dibawa ke RSUD dr Moewardi Solo untuk keperluan autopsi dan pemeriksaan medis lanjutan. Polisi masih menelusuri penyebab pasti kematian korban, namun dugaan sementara mengarah pada faktor kesehatan atau penyakit yang diderita.(KS01)

Tags

Terkini