Dari penggeledahan itu, dia mengungkapkan penyidik menyita sekitar 15 barang bukti, antara lain laptop, tablet, hingga dokumen-dokumen yang diduga terkait kasus tersebut.
Menurut dia, barang bukti apa pun yang berkaitan dengan kasus dugaan korupsi tersebut, pasti akan disita Kejagung.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia.
Dugaan penyimpangan dalam pemberian kredit kepada PT Sritex memicu penyelidikan intensif dari aparat penegak hukum, dan kini memasuki fase yang lebih dalam dengan pengumpulan bukti-bukti dari berbagai lokasi. (KS01)