nasional

Stadion Manahan Disiapkan jadi Venue Final Liga 2 PSIM Jogja vs Bhayangkara FC

KS1
Sabtu, 22 Februari 2025 | 23:58 WIB
Stadion Manahan Disiapkan jadi Venue Final Liga 2 PSIM Jogja vs Bhayangkara FC. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Final Liga 2 2024/2025 yang mempertemukan PSIM Yogyakarta dan Bhayangkara FC dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 26 Februari 2025, di Stadion Manahan, Solo.


Namun, meskipun tanggal pertandingan semakin dekat, proses perizinan dan koordinasi antara berbagai pihak terkait masih berlangsung intensif.


Pihak panitia lokal (Panpel) Persis Solo, yang turut berperan dalam penyelenggaraan, masih perlu memastikan semua persiapan matang agar laga final berjalan lancar dan aman.


Ginda Ferachtriawan, Ketua Panpel Persis Solo, mengungkapkan rapat koordinasi yang dijadwalkan pada Senin (24/2) akan menjadi titik krusial untuk menentukan kelanjutan persiapan pertandingan.


"Kami masih menunggu hasil koordinasi dengan PSIM Yogyakarta, pihak keamanan, dan Liga Indonesia Baru (LIB). Semua aspek, termasuk perizinan dan teknis pengamanan, sedang dipertimbangkan dengan seksama," ujar Ginda saat dihubungi media pada Sabtu 22 Februari 2025..


Meskipun masih dalam tahap koordinasi, Ginda menekankan Panpel Persis Solo akan terus memberikan dukungan penuh terhadap jalannya pertandingan, selama semua prosedur dan SOP yang berlaku di Solo dapat dipenuhi.


Panpel Persis Solo, meski tidak sepenuhnya bertanggung jawab atas penyelenggaraan, akan membantu PSIM Yogyakarta dalam pelaksanaan teknis jika pertandingan benar-benar digelar di Stadion Manahan.


Salah satu isu yang menjadi perhatian utama dalam persiapan ini adalah masalah tiket. Panpel PSIM Yogyakarta berencana untuk menjual sekitar 17 ribu tiket untuk laga final tersebut.


Namun, Ginda menyampaikan bahwa hal ini perlu dibahas lebih lanjut dalam rapat koordinasi mendatang, mengingat jumlah tiket harus memperhatikan kapasitas stadion, akses keluar-masuk, dan jumlah petugas yang dibutuhkan.


"Kami tidak ingin ada potensi kerawanan yang bisa menimbulkan masalah di lapangan," jelas Ginda.


Selain itu, faktor rivalitas antara suporter Persis Solo dan PSIM Yogyakarta juga menjadi perhatian penting.


Meskipun ada upaya untuk meredakan ketegangan melalui kesepakatan islah di antara kedua kelompok suporter, Ginda mengingatkan agar komunikasi antar suporter tetap dijaga agar pertandingan tetap berlangsung aman dan kondusif.


"Rivalitas ini tidak bisa diabaikan, meski sudah ada kesepakatan untuk berdamai. Komunikasi antar suporter harus tetap menjadi prioritas," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Solo, Rini Kusumandari, menyampaikan bahwa PT LIB telah mengirimkan surat resmi untuk penggunaan Stadion Manahan sebagai tempat pelaksanaan final.

Halaman:

Tags

Terkini