Sebagai contoh, pembangunan Museum Budaya, Sains, dan Teknologi yang akan dibangun dengan dana swasta atau hibah diingatkan oleh Rudy agar tidak menjadi beban di kemudian hari, terutama terkait biaya operasional seperti listrik yang bisa mencapai Rp150 juta.
"Ini yang harus dipikirkan, jangan sampai seluruh biaya pembangunan ditanggung oleh APBD. Kami harus efisien dan menjaga agar anggaran bisa dipakai untuk kepentingan rakyat," pungkasnya.
Dengan sikap konstruktif ini, PDIP Solo berharap dapat mendukung keberhasilan pemerintahan Respati-Astrid tanpa mengabaikan prinsip-prinsip efisiensi dan keberlanjutan pembangunan kota Solo yang lebih baik ke depannya.(KS01)