Jumat, 12 Juni 2026

Viral! Lansia di Demak Dikira Meninggal lalu Hidup Lagi saat akan Dimandikan, Begini Faktanya

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 4 Juni 2026 | 06:31 WIB
Viral! Lansia di Demak Dikira Meninggal lalu Hidup Lagi saat akan Dimandikan, Begini Faktanya. (KlikSoloNews/dok ilustrasi)
Viral! Lansia di Demak Dikira Meninggal lalu Hidup Lagi saat akan Dimandikan, Begini Faktanya. (KlikSoloNews/dok ilustrasi)

DEMAK, KLIKSOLONEWS.COM – Warga Desa Klampok Lor, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dibuat geger oleh kejadian yang tidak biasa.


Seorang lansia bernama Suhardi (65) yang sempat dikira meninggal dunia ternyata masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat hendak dimandikan untuk proses pemakaman.


Kejadian tersebut pada Selasa (2/6/2026) sore dan dengan cepat menjadi perbincangan luas di masyarakat hingga viral di media sosial.


Sebelum kejadian mengejutkan itu terungkap, keluarga dan warga sekitar telah mengira Suhardi meninggal dunia karena kondisi kesehatannya yang memang telah lama menurun akibat sakit menahun.


Kabar duka bahkan telah diumumkan melalui pengeras suara masjid setempat. Mendengar informasi tersebut, warga berdatangan ke rumah duka untuk melayat sekaligus membantu persiapan pemakaman.


Sejumlah warga mulai menggali liang kubur, sementara yang lain menyiapkan proses perawatan jenazah sebagaimana mestinya. Suasana duka menyelimuti lingkungan sekitar karena banyak warga yang mengenal sosok Suhardi.


Namun suasana tersebut mendadak berubah ketika jenazah yang akan dimandikan ternyata masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Warga yang sedang bersiap melakukan proses penyucian jenazah melihat adanya gerakan napas dari tubuh Suhardi.


Kapolsek Kebonagung, Iptu Said Nu'man Murod, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, warga yang berada di lokasi langsung memanggil bidan desa untuk memastikan kondisi Suhardi.


"Ketika akan disucikan setelah Magrib, ternyata masih bernapas. Kemudian bidan desa dipanggil untuk melakukan pemeriksaan dan diketahui masih ada detak jantung," ujar Nu'man.


Hasil pemeriksaan tersebut membuat seluruh proses pemakaman dibatalkan. Warga yang sebelumnya bersiap mengantar ke pemakaman pun terkejut karena Suhardi ternyata masih hidup.


Kabar itu dengan cepat menyebar ke berbagai wilayah dan menjadi bahan perbincangan masyarakat. Banyak warga mengaku tidak menyangka karena seluruh persiapan pemakaman telah dilakukan, termasuk pengumuman kematian dan penggalian makam.


Setelah dipastikan masih hidup, Suhardi kemudian dirawat keluarga di rumah sambil terus dipantau kondisinya. Namun takdir berkata lain.


Pada Rabu (3/6/2026) pagi, Suhardi akhirnya mengembuskan napas terakhirnya. Kabar meninggalnya kembali diumumkan melalui pengeras suara musala di desa setempat.


Setelah dipastikan meninggal dunia, proses pemakaman kembali dilaksanakan dan Suhardi dimakamkan oleh keluarga serta warga sekitar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X