JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Lagu viral bertajuk “Mas Bahlil Ganteng” atau disingkat MBG yang ramai beredar di TikTok dan Instagram mendapat respons santai dari Partai Golkar.
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia disebut tidak mempermasalahkan lagu tersebut dan justru menanggapinya dengan tertawa.
Wakil Ketua Umum Partai Golka, Idrus Marham mengatakan lagu yang tengah viral itu dianggap sebagai bentuk kreativitas masyarakat di media sosial.
“Pak Bahlil kalau ada hal seperti itu ketawa-ketawa saja. Itu bagian dari kreativitas masyarakat dan tidak perlu ditanggapi secara berlebihan,” kata Idrus Marham, Kamis (28/5/2026).
Menurut Idrus, fenomena lagu-lagu viral di media sosial merupakan hal yang biasa terjadi di era digital. Selama tidak mengandung unsur sensitif seperti isu rasial atau ujaran kebencian, pihaknya menilai hal tersebut tidak perlu dipermasalahkan.
Ia menegaskan Partai Golkar tidak memiliki alasan untuk membatasi kreativitas masyarakat dalam membuat konten hiburan di media sosial.
“Yang penting tidak dikaitkan dengan hal-hal sensitif atau yang bisa memecah belah. Kalau sekadar hiburan dan kreativitas ya tidak masalah,” ujarnya.
Lagu MBG Viral di TikTok dan Instagram
Lagu “Mas Bahlil Ganteng” belakangan ramai digunakan pengguna TikTok maupun Instagram Reels. Salah satu potongan lirik yang banyak beredar berbunyi:
“MBG, Mas Bahlil Ganteng, buah apa yang paling manis? Buaaahlil…”
Lirik tersebut disebut berasal dari kumpulan komentar warganet yang kemudian diolah menjadi lagu bernuansa humor dan hiburan.
Terpisah, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji juga ikut menanggapi fenomena lagu tersebut. Ia menyebut viralnya lagu MBG sebagai sesuatu yang menghibur sekaligus menunjukkan kreativitas netizen Indonesia.
Menurut Sarmuji, sebagian masyarakat mungkin membuat lagu tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja Bahlil Lahadalia, terutama terkait sektor energi nasional.
“Ya itu kreativitas netizen saja. Mungkin karena masyarakat melihat kerja keras Pak Bahlil dalam menjaga pasokan BBM tetap aman di tengah situasi energi global,” kata Sarmuji.
Kemunculan lagu MBG juga menambah daftar panjang tren lagu viral berbasis teknologi AI dan edit audio yang belakangan ramai di media sosial. Konten seperti ini kerap digunakan warganet untuk hiburan, parody, maupun bentuk ekspresi kreatif terhadap tokoh publik.
Partai Golkar memilih menanggapi santai viralnya lagu “Mas Bahlil Ganteng” di media sosial. Alih-alih marah, Bahlil Lahadalia disebut justru tertawa melihat kreativitas netizen yang membuat lagu tersebut viral di TikTok dan Instagram.(KS01)