Jumat, 12 Juni 2026

Video Viral Dugaan Parkir Liar di GOR Sritex Arena Solo, Jukir Tarik Rp10 Ribu ke Pengunjung

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 28 Mei 2026 | 06:30 WIB
Video Viral Dugaan Parkir Liar di GOR Sritex Arena Solo, Jukir Tarik Rp10 Ribu ke Pengunjung. (KlikSoloNews/dok)
Video Viral Dugaan Parkir Liar di GOR Sritex Arena Solo, Jukir Tarik Rp10 Ribu ke Pengunjung. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Sebuah video dugaan pungutan liar (pungli) parkir di kawasan GOR Sritex Arena viral di media sosial dan menjadi sorotan warganet.


Dalam unggahan tersebut, seorang pengunjung mengaku diminta membayar tarif parkir sebesar Rp10 ribu, padahal biasanya hanya dikenakan Rp5 ribu.


Video itu diunggah akun Threads @meilindaclaudia dan ramai diperbincangkan publik pada Rabu (27/5/2026). Pengunggah menyebut dirinya rutin berolahraga bulu tangkis di GOR Sritex setiap pekan dan selama ini membayar tarif parkir normal.


Namun pada hari kejadian, ia mengaku diminta membayar dua kali lipat tanpa adanya karcis resmi.


“Setiap minggu pasti ke GOR Sritex buat bulu tangkis dan selalu bayar Rp5 ribu. Hari ini tiba-tiba diminta Rp10 ribu,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.


Pengunggah juga mengaku sempat meminta karcis parkir, tetapi tidak diberikan oleh petugas di lokasi. Bahkan menurut cerita rekan-rekannya, ada kendaraan lain yang disebut dimintai uang parkir hingga Rp15 ribu sampai Rp20 ribu.


Unggahan tersebut langsung memancing reaksi warganet. Banyak netizen mengeluhkan persoalan parkir liar dan meminta Pemerintah Kota Surakarta segera turun tangan menangani dugaan praktik pungli tersebut.


Nama Wali Kota Surakarta Respati Ardi turut ramai disebut dalam kolom komentar. Beberapa netizen menilai persoalan parkir liar di sejumlah titik Kota Solo perlu mendapatkan perhatian serius.


Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola GOR maupun pemerintah terkait viralnya dugaan pungutan parkir tersebut.


Kasus ini kembali memunculkan sorotan mengenai praktik parkir liar dan pentingnya pengawasan terhadap tarif parkir di ruang publik agar tidak meresahkan masyarakat. (ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X