Sabtu, 13 Juni 2026

Presiden Prabowo Panen Udang di Kebumen, Gubernur Luthfi Sebut Perikanan Jateng Sangat Menjanjikan

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 27 Mei 2026 | 08:31 WIB
Presiden Prabowo Panen Udang di Kebumen, Gubernur Luthfi Sebut Perikanan Jateng Sangat Menjanjikan. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)
Presiden Prabowo Panen Udang di Kebumen, Gubernur Luthfi Sebut Perikanan Jateng Sangat Menjanjikan. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

KEBUMEN, KLIKSOLONEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto melakukan panen raya udang vaname di kawasan tambak modern Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jumat (23/5/2026).


Kunjungan tersebut menjadi perhatian karena kawasan budidaya udang modern di pesisir selatan Jawa Tengah itu dinilai mampu menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat sektor perikanan nasional.


Dalam kegiatan itu, Presiden didampingi Ahmad Luthfi yang menegaskan bahwa sektor perikanan budidaya di Jawa Tengah memiliki prospek sangat menjanjikan untuk masa depan.


Panen raya digelar di kawasan Tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) seluas 100 hektare yang dikembangkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai model budidaya udang modern terintegrasi dan berkelanjutan.


Turut hadir dalam agenda tersebut Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Listyo Sigit Prabowo.


Menurut Ahmad Luthfi, proyek budidaya udang modern tersebut tidak hanya meningkatkan produksi perikanan, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.


“Ini prospek bagus. Lahan 100 hektare ini akan menambah lapangan pekerjaan baru di wilayah Kebumen, di samping pendapatan daerah tentunya,” ujar Luthfi.


Ia menilai keberadaan kawasan BUBK Kebumen menjadi bagian penting dalam mendukung Program Ekonomi Biru dan penguatan ketahanan pangan nasional melalui sektor kelautan dan perikanan.


Data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menunjukkan produksi udang vaname di Jawa Tengah sepanjang 2025 mencapai 26.313 ton. Dari jumlah tersebut, Kebumen menjadi salah satu sentra utama dengan produksi sekitar 1.850 ton.


Sementara itu, nilai ekspor udang Jawa Tengah pada triwulan pertama 2026 tercatat mencapai 1.300 ton dengan nilai sekitar Rp178,8 miliar.


Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengapresiasi produktivitas tambak udang di Kebumen yang dinilai sudah memenuhi standar internasional.


“Tadi saya diberi laporan satu hektare bisa menghasilkan 40 ton udang. Luar biasa. Harganya juga sangat bagus,” kata Prabowo.


Presiden juga menegaskan pemerintah akan terus memperluas pembangunan kawasan budidaya perikanan produktif di sejumlah wilayah lain di Indonesia, termasuk Waingapu, Gorontalo, hingga Pantai Utara Jawa Barat.


Menurutnya, proyek-proyek produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat harus terus mendapat dukungan pemerintah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X