Jumat, 12 Juni 2026

Dukung Pernyataan Presiden Prabowo tentang Melemahnya Rupiah, Misbakhun: Masyarakat Desa Jangan Ikut Panik

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 18 Mei 2026 | 09:07 WIB
Dukung Pernyataan Presiden Prabowo tentang Melemahnya Rupiah, Misbakhun: Masyarakat Desa Jangan Ikut Panik. (KlikSoloNews/dok Golkar)
Dukung Pernyataan Presiden Prabowo tentang Melemahnya Rupiah, Misbakhun: Masyarakat Desa Jangan Ikut Panik. (KlikSoloNews/dok Golkar)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COMKetua Komisi X DPR RI, Mukhamad Misbakhun menilai pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak perlu diperdebatkan secara berlebihan.

Menurutnya, masyarakat khususnya di wilayah pedesaan diminta tetap tenang dan tidak panik menghadapi kondisi tersebut.

Misbakhun mengatakan, pelemahan rupiah sejatinya lebih berdampak pada transaksi yang berkaitan dengan impor maupun aktivitas masyarakat kelas atas yang memiliki kebutuhan perjalanan ke luar negeri.

“Apa yang disampaikan Bapak Presiden terkait dengan nilai tukar, beliau benar bahwa masyarakat diminta tenang, terutama masyarakat pedesaan, karena memang mereka tidak terkait langsung dengan transaksi yang menggunakan dolar,” ujar Misbakhun, Senin (18/5/2026).

Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan karena fundamental ekonomi Indonesia masih dinilai kuat di tengah tekanan global yang terjadi saat ini.

Menurut Misbakhun, pesan yang disampaikan Presiden Prabowo juga bertujuan menjaga stabilitas psikologis masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu-isu yang dapat mengganggu kondisi ekonomi nasional.

“Tentunya pernyataan Bapak Presiden Prabowo terkait nilai tukar itu adalah untuk menenangkan masyarakat, supaya masyarakat tidak panik, tetap tenang, dan tidak terpengaruh dengan hal-hal yang sifatnya ingin mengganggu stabilitas ekonomi nasional kita,” lanjutnya.

Selain itu, Misbakhun menilai pernyataan Presiden mengandung pesan tersirat kepada Bank Indonesia agar segera mengambil langkah konkret dalam menjaga kestabilan rupiah.

Ia menegaskan, apabila fundamental ekonomi Indonesia benar-benar kuat, maka pelemahan rupiah yang cukup signifikan secara regional perlu segera direspons dengan kebijakan yang tepat.

“Presiden juga menyampaikan bahwa dasar ekonomi Indonesia sangat kuat. Ketika fundamental ekonomi sangat kuat, kenapa sampai terjadi pelemahan terhadap rupiah? Dan rupiah termasuk mata uang yang secara regional mengalami pelemahan sangat signifikan,” katanya.

Karena itu, Misbakhun meminta Bank Indonesia segera melakukan langkah stabilisasi untuk mengembalikan nilai tukar rupiah agar kembali menguat secara memadai.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X