Jumat, 12 Juni 2026

Ketahanan Pangan SD Kanisius Pucangsawit Tuai Pujian, Respati Ardi: TOP! Jadi Inspirasi Nasional,

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 2 Mei 2026 | 10:00 WIB
Ketahanan Pangan SD Kanisius Pucangsawit Tuai Pujian, Respati Ardi: TOP! Jadi Inspirasi Nasional, (KlikSoloNews/dok)
Ketahanan Pangan SD Kanisius Pucangsawit Tuai Pujian, Respati Ardi: TOP! Jadi Inspirasi Nasional, (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COMWali Kota Surakarta, Respati Ardi memberikan apresiasi tinggi terhadap program ketahanan pangan yang dijalankan oleh guru dan siswa SD Kanisius Pucangsawit.


Program tersebut dinilai tidak hanya bermanfaat bagi pendidikan, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah di tingkat nasional.


Dalam kunjungannya pada Kamis (30/4/2026), Respati menyebut kegiatan berkebun yang dilakukan bersama antara guru dan murid sebagai bentuk investasi karakter yang sangat berharga.


“Top! jadi inspirasi nasional. Di SD Kanisius Pucangsawit ini luar biasa, guru dan siswa bersama-sama menjalankan kegiatan berkebun. Ini adalah investasi karakter anak yang sangat mahal nilainya,” ujar Respati.


Program ketahanan pangan ini mencakup berbagai aktivitas, mulai dari menanam sayuran hingga beternak. Beragam tanaman seperti pakcoy, timun, tomat, cabai, bawang, hingga jagung dibudidayakan oleh para siswa. Selain itu, mereka juga belajar memelihara ayam untuk dimanfaatkan telurnya.


Respati menilai konsep tersebut sebagai implementasi nyata ketahanan pangan sejak dini. Tidak hanya berhenti pada proses menanam, hasil panen juga diolah bersama dengan melibatkan guru dan orangtua murid.


“Ini yang diharapkan dari ketahanan pangan sesungguhnya. Bahkan proses memasak juga melibatkan orangtua, ini luar biasa,” jelasnya.


Lebih lanjut, ia mendorong agar program serupa dapat diterapkan di sekolah lain, khususnya SD Negeri di Kota Solo. Pemerintah Kota Surakarta, kata Respati, siap memberikan dukungan penuh terhadap inovasi pendidikan yang berdampak positif bagi perkembangan karakter anak.


“Saya berharap ini bisa diaplikasikan di sekolah negeri lainnya. Terima kasih untuk SD Kanisius Pucangsawit yang telah menginspirasi. Ini sangat relevan untuk investasi karakter anak ke depan,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Sekolah SD Kanisius Pucangsawit, Perdana Wulansari, menjelaskan pihaknya menerapkan sistem pembelajaran holistik kepada para siswa.


Metode ini memungkinkan anak-anak belajar langsung dari lingkungan sekitar, termasuk memahami pentingnya menjaga alam dan memanfaatkan sumber daya secara bijak.


“Anak-anak belajar mencintai bumi dan merawat lingkungan secara langsung. Mereka juga bisa menikmati hasil kebun yang mereka tanam sendiri,” ujarnya.


Selain itu, sekolah juga menggandeng orangtua dalam proses pengolahan hasil panen guna memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi. Para siswa bahkan dibekali edukasi terkait makronutrien dan mikronutrien agar lebih memahami pola konsumsi sehat.


Program ini diharapkan tidak hanya menciptakan generasi yang peduli lingkungan, tetapi juga mandiri dalam hal pangan serta memiliki karakter kuat sejak usia dini.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X