Jumat, 12 Juni 2026

Penerus Hisyam Tolle? Fadly Alberto Minta Maaf Usai Aksi Tendangan Kungfu Pemain Dewa United U-20, Terancam Sanksi Berat

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 21 April 2026 | 12:30 WIB
Penerus Hisyam Tolle? Fadly Alberto Minta Maaf Usai Aksi Tendangan Kungfu Pemain Dewa United U-20, Terancam Sanksi Berat. (KlikSoloNews/dok)
Penerus Hisyam Tolle? Fadly Alberto Minta Maaf Usai Aksi Tendangan Kungfu Pemain Dewa United U-20, Terancam Sanksi Berat. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM - Penerus Hisyam Tolle? Fadly Alberto minta maaf usai aksi tendangan kungfu pemain Dewa United U-20, terancam sanksi berat.

Aksi tendangan kungfu pemain sepak bola profesional tidak hanya dilakukan Fadly Alberto. Sebelumnya, pada tahun 2019, pesepak bola Ahmad Hisyam Tolle juga terlibat dalam aksi tendangan kungfu.

Aksi tendangan kungfu Hisyam Tolle tersebut berlangsung pada kompetisi Liga 2 saat PSIM Jogja menjamu Persis Solo di Stadion Mandala Krida. Tolle sangat emosi dan melakukan aksi tendangan kungfu ke gelandang Persis Solo, M Shulton Fajar.

Atas insiden itu, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi berat terhhadap Hisyam Tolle dengan skorsing selama lima tahun dilarang berkcimpung di sepak bola di bawah naungan PSSI.

Aksi tendangan kungfu Hisyam Tolle ternyata kembali berulang di era sepak bola profesional. Adalah pemain timnas U-20, Fadly Alberto Hengga yang melakukan aksi tak terpuji di ajang EPA U-20.

Fadly Alberto menyampaikan permohonan maaf usai insiden tendangan terhadap pemain Dewa United U-20 di Semarang. Ia siap menerima sanksi dan dicoret dari Timnas U-20.

Penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20, Fadly Alberto Hengga, menyampaikan permohonan maaf setelah melakukan aksi tendangan terhadap pemain Dewa United U-20.

Insiden tersebut terjadi dalam laga Elite Pro Academy yang digelar di Stadion Citarum, Semarang, pada Minggu (19/4/2026).

Dipicu Keributan Usai Gol Dewa United

Aksi kekerasan di lapangan bermula dari keributan antar pemain. Situasi memanas setelah wasit mengesahkan gol untuk Dewa United, yang kemudian memicu protes dari kubu Bhayangkara Presisi.

Dalam suasana yang memanas itulah, Fadly melakukan tindakan tidak sportif dengan menendang pemain lawan, yang kemudian menjadi sorotan publik.

Melalui pernyataan di media sosial pada Senin malam, Fadly mengungkapkan penyesalan mendalam atas tindakannya.

“Semoga tindakan saya memberikan saya pelajaran yang baik untuk ke depannya agar bisa menjaga emosi dan jauh lebih baik. Dan terakhir saya siap menerima sanksi yang setimpal dan saya berjanji tidak akan mengulangi tindakan tersebut,” ujarnya.

Ia juga menegaskan siap bertanggung jawab atas perbuatannya dan menerima konsekuensi dari pihak terkait.

Insiden tersebut membawa dampak serius terhadap karier Fadly Alberto. Salah satu konsekuensi yang langsung diterimanya adalah pencoretan dari skuad Timnas Indonesia U-20.

Padahal, Fadly sebelumnya dikenal sebagai salah satu talenta muda potensial dan pernah memperkuat Timnas Indonesia di ajang Piala Dunia U-17.

Kasus ini menjadi perhatian dalam pembinaan pemain muda di Indonesia, khususnya terkait pengendalian emosi dan sportivitas di lapangan.

Pihak penyelenggara Elite Pro Academy maupun federasi sepak bola nasional diperkirakan akan menjatuhkan sanksi tegas guna memberikan efek jera serta menjaga kualitas kompetisi. (ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X