Jumat, 12 Juni 2026

Samator Bangkit, Tundukkan Garuda Jaya 3-1 di Laga Penutup Final Four Poliga 2026 Seri Semarang

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 18 April 2026 | 20:17 WIB
Samator Bangkit, Tundukkan Garuda Jaya 3-1 di Laga Penutup Final Four Poliga 2026 Seri Semarang (Kliksolonews/dok)
Samator Bangkit, Tundukkan Garuda Jaya 3-1 di Laga Penutup Final Four Poliga 2026 Seri Semarang (Kliksolonews/dok)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Surabaya Samator menutup laga Final Four Proliga 2026 dengan kemenangan usai mengalahkan Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-1 (25-27, 25-21, 25-22, 25-21) di GOR Jatidiri, Semarang, Sabtu (18/4/2026).


Meski pertandingan ini tidak lagi menentukan posisi klasemen, kedua tim tetap tampil ngotot sejak awal. Garuda Jaya bahkan sempat unggul lebih dulu setelah merebut set pertama lewat pertarungan ketat yang berakhir 27-25.


Memasuki set kedua, Samator mulai menemukan ritme permainan. Mengandalkan performa Jordan Michael dan rekan-rekannya, tim asal Surabaya itu mampu membalikkan keadaan dengan kemenangan 25-21, sekaligus menyamakan skor menjadi 1-1.


Pertarungan sengit berlanjut di set ketiga. Namun, Samator tampil lebih disiplin dalam bertahan dan efektif dalam memanfaatkan kesalahan lawan. Mereka menutup set dengan skor 25-22 dan berbalik unggul 2-1.


Di set keempat, Garuda Jaya sempat memberikan perlawanan ketat hingga skor imbang 12-12. Namun pengalaman Samator berbicara di poin-poin krusial. Tim asuhan Rodolfo Sanchez itu akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 25-21.


Asisten pelatih Samator, Sigit Ari Widodo, mengakui timnya sempat kehilangan momentum di awal pertandingan.


“Di set pertama kami kurang menunjukkan fighting spirit. Tapi di set kedua, anak-anak mulai tenang dan menemukan permainan terbaiknya,” ujarnya usai laga.


Menurut Sigit, kemenangan ini bukan sekadar tambahan poin, tetapi juga menjadi pembuktian bahwa Samator tetap memiliki kualitas sebagai tim papan atas.


“Ini soal harga diri tim. Setelah hasil sebelumnya, kami ingin menunjukkan bahwa secara teknik kami masih di level elit,” tambahnya.


Sementara itu, pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, menilai timnya tampil cukup baik di awal laga, namun gagal menjaga konsistensi hingga akhir.


“Kami banyak kehilangan poin karena servis yang tidak akurat dan komunikasi yang kurang baik di momen penting,” jelasnya.


Ia juga mengakui faktor mental menjadi kendala utama bagi timnya yang dihuni banyak pemain muda.


“Di set keempat terlihat jelas faktor mental. Kami masih perlu banyak belajar,” tutupnya.


Kemenangan ini menjadi penutup positif bagi Samator, sementara Garuda Jaya harus menjadikan laga ini sebagai bahan evaluasi untuk tampil lebih matang di masa mendatang. (Ks2)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X