JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Andre Rosiade, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Ia menyoroti lambannya realisasi program pembangunan pertanian, meski anggaran besar dari pemerintah pusat telah dikucurkan.
Dalam pernyataan resminya, Andre mengungkapkan bahwa Menteri Pertanian menyampaikan kekecewaan terhadap birokrasi Pemprov Sumbar yang dinilai tidak sigap dalam mengeksekusi program di lapangan.
Andre menjelaskan, sebelum kunjungan kerja Menteri Pertanian ke Sumatera Barat, dirinya sempat diminta mendampingi.
Namun karena tugas sebagai pimpinan komisi di DPR RI, ia berhalangan hadir dan hanya membantu mengoordinasikan pertemuan antara Mentan dengan tujuh kepala daerah di Bandara Internasional Minangkabau.
“Alhamdulillah, semua kepala daerah yang saya hubungi hadir untuk berkoordinasi mengenai rencana cetak sawah dan perbaikan lahan pertanian pascabencana,” ujar Andre, Jumat (17/4/2026).
Namun, setelah kunjungan tersebut, situasi berubah. Andre mengaku dihubungi langsung oleh Menteri Pertanian yang menyampaikan kekecewaan terhadap lambannya kinerja birokrasi di tingkat provinsi.
Menurut Andre, persoalan ini bukan pertama kali terjadi. Ia menyinggung kejadian serupa saat penanganan bencana lahar dingin pada 2024 lalu, di mana lambannya respons dari dinas terkait membuat pemerintah pusat harus turun tangan langsung.
“Bantuan pusat sudah banyak, tapi eksekusinya lambat. Ini jadi pertanyaan besar, kenapa tidak belajar dari pengalaman sebelumnya,” tegas politisi Partai Gerindra tersebut.
Andre menegaskan kritik yang disampaikannya bukan bermuatan politik, melainkan bentuk kepedulian terhadap pembangunan di Sumatera Barat, khususnya sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
“Kritik ini karena saya sayang dengan kampung halaman. Sekarang bukan waktunya pencitraan, tapi bekerja nyata untuk masyarakat,” pungkasnya.(KS01)