Jumat, 12 Juni 2026

Modus Ngaku Aparat, Pria di Sumedang Tipu Pedagang Telur Rp7 Juta

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 17 April 2026 | 16:00 WIB
Modus Ngaku Aparat, Pria di Sumedang Tipu Pedagang Telur Rp7 Juta. (KlikSoloNews/dok)
Modus Ngaku Aparat, Pria di Sumedang Tipu Pedagang Telur Rp7 Juta. (KlikSoloNews/dok)

SUMEDANG, KLIKSOLONEWS.COM – Aksi dugaan penipuan dengan modus mengaku sebagai aparat kembali terjadi dan meresahkan masyarakat. Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.

Seorang pria yang mengenakan atribut menyerupai militer diduga menipu seorang pedagang dengan modus pembelian telur dalam jumlah besar. Korban diminta menyediakan sekitar 250 kilogram telur dengan total nilai mencapai Rp7.290.000.

Berdasarkan keterangan korban, pelaku awalnya datang dan memesan telur dengan alasan akan digunakan untuk kegiatan bazar sembako di wilayah kecamatan.

Pelaku meyakinkan bahwa pembayaran akan dilakukan melalui transfer setelah barang diantar ke lokasi tujuan di Pamulihan.

Penampilannya yang mengenakan atribut berpangkat membuat korban dan pihak lain tidak menaruh kecurigaan.

Setelah telur dikirim, pelaku disebut sudah berada di lokasi dan sempat berinteraksi dengan sejumlah pihak. Namun, kejanggalan mulai terlihat ketika telur yang telah diantar justru dipindahkan kembali ke dalam mobil putih yang diduga jenis Honda CR-V.

Lebih mencurigakan, kendaraan tersebut disebut menggunakan nomor polisi yang tidak resmi.

Korban Diarahkan ke Bank, Ternyata Fiktif

Pelaku kemudian meminta korban menuju Bank BRI Unit Cimanggung untuk menemui seseorang bernama “Bu Ida” yang disebut sebagai istrinya.

Korban bahkan diminta datang bersama salah satu pegawai kecamatan. Namun, setibanya di lokasi, pihak bank menyatakan tidak ada pegawai dengan nama tersebut.

Saat itulah korban menyadari telah menjadi korban penipuan.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian jutaan rupiah. Kasus tersebut kini viral di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat setempat.

Warga diimbau untuk lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan aparat atau instansi pemerintah. Korban berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti kasus ini agar pelaku dapat ditangkap dan tidak menimbulkan korban lainnya.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X