JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah resmi mengumumkan jadwal pelaksanaan ibadah haji 2026 di tengah dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah. Meski terjadi eskalasi konflik, pelaksanaan haji dipastikan tetap berjalan sesuai rencana.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada kondisi darurat (force majeure) yang mengharuskan penundaan ibadah haji.
“Pelaksanaan haji tetap sesuai jadwal di Tanah Suci,” ujarnya dalam rapat kerja bersama DPR, Rabu (7/4/2026).
Pemerintah memastikan penyelenggaraan ibadah haji di Mekkah dan Madinah tetap berjalan normal.
Namun demikian, pemerintah tengah mengkaji potensi kenaikan biaya penerbangan akibat naiknya harga avtur global.
Prabowo Subianto menegaskan potensi kenaikan biaya tersebut tidak boleh dibebankan kepada calon jemaah haji.
Pemerintah kini tengah mencari skema terbaik agar biaya tetap terjangkau tanpa mengurangi kualitas layanan.
Jadwal Keberangkatan hingga Kepulangan
Berikut jadwal lengkap pelaksanaan ibadah haji 2026:
- 21 April 2026: Jemaah mulai masuk asrama haji
- 22 April 2026: Keberangkatan gelombang pertama ke Madinah
- 7 Mei 2026: Keberangkatan gelombang kedua ke Jeddah
- 21 Mei 2026: Seluruh jemaah tiba di Tanah Suci
Puncak Ibadah Haji
- 25 Mei 2026: Dimulainya puncak ibadah haji
- 26 Mei 2026: Wukuf di Arafah, dilanjutkan mabit di Muzdalifah dan Mina serta lempar jumrah
Jadwal Pemulangan
- 1 Juni 2026: Awal pemulangan jemaah ke Indonesia
- 1 Juli 2026: Seluruh proses pemulangan selesai
Pemerintah menegaskan seluruh rangkaian ibadah telah dirancang dengan matang, termasuk pengaturan keberangkatan bertahap dan kepulangan jemaah.
Dengan jadwal yang telah ditetapkan, diharapkan penyelenggaraan haji 2026 berjalan lancar, aman, dan tetap memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah Indonesia.(KS01)