JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Jusuf Kalla (JK) meminta Joko Widodo (Jokowi) untuk menunjukkan ijazah asli kepada publik guna mengakhiri polemik yang dinilai telah berlangsung lama dan memicu perdebatan luas di masyarakat.
Menurut JK, isu tersebut telah berjalan selama beberapa tahun dan menyita perhatian publik, bahkan berdampak pada pemborosan waktu serta energi berbagai pihak.
“Persoalan ini sudah cukup lama meresahkan masyarakat. Saya yakin Pak Jokowi memiliki ijazah asli, jadi sebaiknya ditunjukkan agar polemik ini segera selesai,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
JK menilai polemik ijazah tidak hanya menjadi perdebatan biasa, tetapi juga berpotensi mengganggu persatuan di tengah masyarakat. Diskursus yang terus berlarut dinilai memperkeruh suasana publik.
Ia berharap langkah transparansi dapat menjadi solusi sederhana untuk meredam ketegangan sekaligus menghentikan spekulasi yang berkembang.
Menurutnya, dengan menunjukkan dokumen asli, polemik yang selama ini muncul di ruang publik dapat segera diakhiri tanpa perlu perdebatan berkepanjangan.
Ambil Langkah Hukum
Di sisi lain, Jusuf Kalla juga mengambil langkah hukum dengan melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri.
Laporan tersebut terkait dugaan fitnah atas tudingan yang menyebut dirinya mendanai pihak tertentu dalam isu ijazah palsu.
JK menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan telah merugikan dirinya secara pribadi, termasuk mencemarkan nama baik.
“Saya tidak pernah melakukan hal tersebut. Tuduhan ini sudah tersebar luas dan sangat tidak etis,” tegasnya.
JK berharap polemik ini dapat segera diselesaikan dengan cara yang menenangkan publik serta mengedepankan transparansi. Ia juga meyakini semua pihak memiliki kepentingan untuk menjaga stabilitas sosial dan persatuan nasional.
Dengan adanya langkah terbuka dan penegakan hukum, diharapkan isu ini tidak lagi menjadi sumber perdebatan berkepanjangan di tengah masyarakat. (ks01)