Jumat, 12 Juni 2026

Cek Harga Bapokting Jelang Lebaran, Wali Kota Respati Ardi Ajak Warga Kembali Belanja di Pasar Tradisional

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 10 Maret 2026 | 22:45 WIB
Cek Harga Bapokting Jelang Lebaran, Wali Kota Respati Ardi Ajak Warga Kembali Belanja di Pasar Tradisional. (KlikSoloNews/dok)
Cek Harga Bapokting Jelang Lebaran, Wali Kota Respati Ardi Ajak Warga Kembali Belanja di Pasar Tradisional. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COMWali Kota Surakarta, Respati Ardi, bersama sejumlah instansi melakukan pengecekan stok dan harga bahan pokok dan barang penting (bapokting) di Pasar Nusukan, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan bersama Perum Bulog, Bank Indonesia, serta Satgas Pangan Surakarta untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.

Dalam peninjauan tersebut, Respati menyampaikan bahwa sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, telur, gula, dan daging masih berada dalam kondisi harga yang relatif stabil.

Namun demikian, para pedagang di pasar tradisional mengeluhkan penurunan daya beli masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.

Menanggapi keluhan tersebut, Respati Ardi berencana menggandeng berbagai instansi untuk menggerakkan kampanye agar masyarakat kembali berbelanja di pasar tradisional.

Menurutnya, pasar tradisional memiliki peran penting tidak hanya dalam perputaran ekonomi, tetapi juga dalam menjaga interaksi sosial di masyarakat.

“Harga stabil ya, cuma daya beli yang perlu kita pacu lagi. Tadi banyak disampaikan ada kacang mete bisa beli online, snack kering bisa beli online. Nah ini juga harus ada diversifikasi cara beli, tapi saya ada program untuk mengkampanyekan kembali belanja ke pasar karena experience belanja di pasar sangat penting, interaksi antar masyarakat juga menjadi penting,” ujar Respati.

Selain mengajak masyarakat, Pemerintah Kota Solo juga akan mendorong lembaga penyedia makanan program gizi untuk berbelanja di pasar tradisional.

Respati mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional agar setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) membeli bahan pangan dari pasar di wilayah sekitarnya.

Langkah tersebut bertujuan menjaga rantai distribusi pasar tradisional tetap berjalan sekaligus mendukung program makanan bergizi bagi masyarakat.

“SPPG yang akan kita fokuskan untuk kerja sama. Kita gerakan SPPG belanja ke pasar dengan teritori sekitar. Ini sedang dibuat surat edaran supaya harga bisa sesuai dengan harga satuan SPPG dalam membuat produk MBG,” jelasnya.

Bulog Pastikan Stok Pangan Aman

Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta, Nanang Harianto, memastikan stok bahan pangan menjelang Lebaran dalam kondisi aman.

Saat ini, stok beras di wilayah Solo mencapai sekitar 68 ribu ton, sementara stok minyak goreng mencapai 500 ribu liter.

Menurutnya, ketersediaan tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

“Secara stok aman dan harga stabil. Harapannya masyarakat jangan khawatir, jangan panic buying karena semua masih cukup secara stok maupun dari harganya stabil tidak mengalami kenaikan,” jelas Nanang.

Ia menambahkan, harga komoditas dari Bulog juga dijaga agar tetap terjangkau masyarakat.

“Minyak sekitar Rp14.500 per liter, kemudian beras ada Rp11.000 yang bisa didapatkan di pasar-pasar,” ujarnya.

Selain memasok kebutuhan ke pasar tradisional, Bulog juga menyalurkan bahan pokok untuk berbagai program stabilisasi harga, seperti pasar murah, koperasi kelurahan, dan koperasi desa.

Distribusi tersebut dilakukan untuk menjaga kestabilan harga sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Melalui dinas dan instansi pemerintah serta koperasi kelurahan dan koperasi desa merah putih, kami terus melakukan stabilisasi harga di tingkat masyarakat. Kami menyediakan beras, minyak, dan gula sebagai komoditas utama,” tambah Nanang.

Pemerintah berharap langkah ini dapat menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mendorong kembali aktivitas ekonomi di pasar tradisional menjelang Lebaran.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X