Jumat, 12 Juni 2026

Jenazah Diduga Yasid Ahmad Firdaus Ditemukan di Aliran Sungai Mitis Lereng Gunung Lawu

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 10 Februari 2026 | 14:45 WIB
Jenazah Diduga Yasid Ahmad Firdaus Ditemukan di Aliran Sungai Mitis Lereng Gunung Lawu. (KlikSoloNews/dok)
Jenazah Diduga Yasid Ahmad Firdaus Ditemukan di Aliran Sungai Mitis Lereng Gunung Lawu. (KlikSoloNews/dok)

KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM – Tim gabungan relawan akhirnya menemukan sesosok jenazah yang diduga kuat merupakan Yasid Ahmad Firdaus (26), pendaki asal Colomadu, Kabupaten Karanganyar, yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Bukit Mongkrang, Tawangmangu, lereng Gunung Lawu.

Jenazah tersebut ditemukan pada Selasa (10/2/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WIB di kawasan aliran sungai wilayah Mitis, saat tim relawan melakukan penyisiran lanjutan di area pencarian.

Yasid dilaporkan hilang sejak Minggu (18/1/2026) ketika melakukan pendakian di Bukit Mongkrang. Sejak saat itu, proses pencarian melibatkan berbagai unsur relawan, BPBD, serta aparat terkait.

Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kondisi jenazah saat ditemukan masih dalam keadaan utuh.

“Kondisi jenazah masih utuh. Sepatu dan kaus kaki juga masih melekat, serta pakaian yang dikenakan sesuai dengan ciri-ciri korban sebelum dinyatakan hilang,” ujar Hendro saat dikonfirmasi, Selasa (10/2/2026), dilansir HarianKota, jejaring KlikSoloNews.

Meski demikian, Hendro menegaskan bahwa proses identifikasi secara menyeluruh tetap akan dilakukan oleh pihak berwenang untuk memastikan identitas korban secara resmi.

Evakuasi Menunggu Kesiapan Tim

Hingga berita ini diturunkan, proses pengangkatan jenazah belum dilakukan. Tim gabungan masih menunggu kesiapan personel serta ambulans yang akan digunakan untuk masuk ke lokasi penemuan, mengingat medan yang cukup sulit.

Setelah dilakukan konfirmasi awal dan koordinasi dengan pihak keluarga, tim relawan mulai melakukan plotting jalur evakuasi terdekat untuk memastikan proses evakuasi dapat berjalan aman dan efektif.

“Jenazah nantinya akan dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD setempat untuk penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Hendro.

Koordinasi antar relawan dan instansi terkait terus dilakukan seiring dengan proses persiapan evakuasi. Aparat mengimbau masyarakat untuk tetap menunggu informasi resmi dari pihak berwenang terkait hasil akhir identifikasi dan penyebab kejadian.

Kasus hilangnya pendaki di kawasan Gunung Lawu ini kembali menjadi pengingat pentingnya kesiapan fisik, perlengkapan, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan saat melakukan aktivitas pendakian. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X