SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Kegiatan Piala Inspirasi Wakil Wali Kota Solo yang digelar pada 29–30 Januari 2026 mendadak viral dan menuai hujatan warganet di media sosial.
Sejumlah peserta mengeluhkan penyelenggaraan kegiatan yang dinilai tidak profesional, mulai dari molornya pengumuman pemenang hingga dugaan penggunaan buzzer untuk membentuk citra positif.
Keluhan tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @Surakartakita, yang menampilkan cuplikan sambutan Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani dalam kegiatan kompetisi pendidikan jenjang SD dan SMP yang diselenggarakan Youth Inspiration Summit (YIS).
Dalam unggahan tersebut, terlihat tangkapan layar komentar warganet yang mengeluhkan jalannya kegiatan.
Sejumlah peserta menyebut pengumuman pemenang terlambat, pelaksanaan tidak sesuai petunjuk teknis (juknis), hingga muncul kekecewaan karena diduga menggunakan jasa buzzer untuk meredam kritik.
Unggahan itu pun menuai banyak respons negatif dari warganet yang mengaku mengalami atau mengetahui langsung persoalan serupa selama kegiatan berlangsung.
Panitia YIS Berikan Tanggapan Resmi
Menanggapi viralnya keluhan tersebut, Youth Inspiration Summit (YIS) selaku panitia penyelenggara akhirnya memberikan klarifikasi.
Ketua Youth Inspiration Summit, Christina Sasa dan Francis, menegaskan seluruh informasi teknis telah disampaikan secara terbuka melalui kanal komunikasi resmi.
“Seluruh pengumuman, perubahan rundown, serta teknis kegiatan telah disampaikan secara terbuka melalui kanal komunikasi resmi, termasuk informasi perubahan jadwal yang telah diumumkan satu hari sebelum pelaksanaan dan dibahas kembali dalam Technical Meeting (TM),” ujar Christina Sasa di Solo, Selasa (3/2/2026).
Ia menjelaskan perubahan jadwal terjadi karena adanya lonjakan jumlah peserta secara mendadak, sehingga berdampak pada penyesuaian waktu pelaksanaan.
“Rundown final juga sudah diverifikasi dan dibagikan. Perubahan waktu terjadi karena jumlah peserta tiba-tiba meningkat cukup signifikan,” jelasnya.
Sasa menambahkan, apabila terdapat kekurangtelitian atau ketidakpahaman peserta terhadap informasi yang telah disampaikan, hal tersebut berada di luar tanggung jawab panitia.
Di sisi lain, ia juga menegaskan keterlibatan Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani dalam kegiatan tersebut sebatas sebagai figur inspiratif, bukan sebagai pihak penyelenggara.
“Berdasarkan penilaian Youth Inspiration Summit, Ibu Astrid Widayani merupakan sosok inspiratif. Karena itu kami memohon kesediaan beliau untuk memberikan piala agar dapat menginspirasi generasi muda Indonesia,” ungkapnya.
Sasa menegaskan seluruh rangkaian kegiatan Youth Inspiration Summit sepenuhnya menjadi tanggung jawab panitia penyelenggara. Ia meminta agar kritik dan masukan disampaikan langsung kepada pihak YIS.
“Hal-hal yang tidak berkenan mengenai penyelenggaraan Youth Inspiration Summit silakan disampaikan langsung kepada panitia penyelenggara. Bukan kepada pihak yang mengisi acara Youth Inspiration Summit, apalagi kepada Ibu Astrid Widayani sebagai Wakil Wali Kota Solo,” tegasnya.(ks01)