Jumat, 12 Juni 2026

Respati Ikut Bersih-Bersih Sungai Saat Lari Pagi, Gagas Program Wali Jogo Kali

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Minggu, 18 Januari 2026 | 20:51 WIB
Respati Ikut Bersih-Bersih Sungai Saat Lari Pagi, Gagas Program Wali Jogo Kali (Kliksolonews/Dok)
Respati Ikut Bersih-Bersih Sungai Saat Lari Pagi, Gagas Program Wali Jogo Kali (Kliksolonews/Dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Wali Kota Solo Respati Ardi memanfaatkan akhir pekan dengan berolahraga pagi bersama sang istri, Venessa Winastesia. Namun di sela aktivitas tersebut, Respati turut turun langsung membersihkan lingkungan warga dan sungai demi mencegah potensi banjir.


Mengawali lari pagi dari Loji Gandrung, Respati dan istri menyusuri sejumlah ruas jalan Kota Solo. Saat melintas di kawasan Jalan Bhayangkara, Respati mendapati warga Baron Barakan RT 6 RW 3 tengah melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan. Ia pun spontan bergabung, membersihkan drainase yang tersumbat sampah dan tanaman liar.


Tak berhenti di situ, Respati juga menginisiasi pembersihan Saluran Primer Bhayangkara yang dipenuhi tumbuhan liar. Kegiatan tersebut dilakukan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo dan masyarakat sekitar sebagai langkah antisipasi luapan air akibat curah hujan yang tinggi.


“Di sela olahraga pagi bareng istri, saya ikut kerja bakti membersihkan lingkungan bersama warga. Ini penting agar aliran drainase lancar dan tidak tersumbat, apalagi saat curah hujan tinggi seperti sekarang,” ujar Respati, Minggu (18/1/2026).


Respati mengakui, selama ini banyak keluhan masyarakat terkait sungai dan saluran air di Kota Solo yang kerap meluap saat hujan deras. Menindaklanjuti hal tersebut, ia berencana meluncurkan program Wali Jogo Kali, sebuah agenda rutin bersih-bersih sungai yang melibatkan pemerintah dan masyarakat.


“Nanti akan kita inisiasi program Wali Jogo Kali. Setiap hari Jumat, kita bersama-sama membersihkan sungai secara rutin, tidak hanya saat musim hujan, tetapi berkelanjutan,” jelasnya.


Menurut Respati, menjaga kebersihan sungai dan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan warga. Selain mencegah banjir, lingkungan yang bersih juga penting untuk menekan potensi penyakit.


“Lingkungan kotor bisa menjadi sarang nyamuk dan penyakit, bahkan hewan seperti ular dan biawak. Sungai itu halaman kita juga, jadi harus dijaga agar demam berdarah bisa ditekan,” paparnya.


Lebih lanjut, Respati mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kondisi sungai, drainase, atau lingkungan yang membutuhkan penanganan. Ia memastikan laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait.


“Silakan lapor ke kelurahan atau DLH jika ada sungai atau drainase yang tersumbat. Kami akan membentuk Satgas Sungai untuk menindaklanjuti aduan warga dalam waktu dekat,” pungkasnya. (KS2)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X