Jumat, 12 Juni 2026

Charoen Pokphand Indonesia Imbau Konsumen Waspada Penipuan Bermodus Penjualan Medsos

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 1 Januari 2026 | 20:45 WIB
Charoen Pokphand Indonesia Imbau Konsumen Waspada Penipuan Bermodus Penjualan Medsos (Kliksolonews/dok)
Charoen Pokphand Indonesia Imbau Konsumen Waspada Penipuan Bermodus Penjualan Medsos (Kliksolonews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) Tbk kembali mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur penawaran produk ayam potong maupun olahan yang mengatasnamakan perusahaan melalui media sosial.


Di tengah meningkatnya kepercayaan publik terhadap produk CPI, masih ditemukan pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi dengan melakukan penipuan. Menjelang akhir tahun 2025, kembali muncul kasus penipuan yang menawarkan produk CPI melalui akun media sosial palsu.


Modus yang digunakan pelaku terbilang meyakinkan. Oknum penipu bahkan berani menunjukkan identitas palsu berupa tangkapan layar (screenshot) kartu identitas yang seolah-olah merupakan ID Card karyawan PT Charoen Pokphand Indonesia dengan jabatan marketing.


Communication & Public Affair Coordinator PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, Gun Affandy, membenarkan adanya praktik penipuan yang mencatut nama perusahaannya.


“Banyak modus yang dilakukan penipu dengan menggunakan nama perusahaan. Korbannya adalah masyarakat, dengan cara menawarkan produk kami melalui media sosial. Sudah berulang kali kami imbau agar masyarakat tidak mempercayai penawaran melalui media sosial seperti WhatsApp,” tegas Gun Affandy.


Ia menjelaskan, penipu kerap melengkapi aksinya dengan foto-foto produk hingga identitas palsu guna mengelabui calon korban agar percaya. “Sekalipun penipu menawarkan dengan foto yang meyakinkan dan mengirim ID Card seolah-olah karyawan kami, semuanya itu palsu dan hanya kedok,” lanjutnya.


Gun Affandy menegaskan, transaksi resmi pembelian produk CPI hanya dilakukan melalui gerai-gerai resmi. “Jika ingin membeli produk kami, silakan langsung ke gerai resmi seperti Prima Fresh Mart yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Dengan demikian, keamanan transaksi lebih terjamin,” ujarnya.


CPI juga mengimbau masyarakat agar tidak menanggapi penawaran yang masuk melalui WhatsApp atau media sosial lain, terlebih jika diminta mengirimkan data pribadi maupun melakukan transfer uang dengan dalih laporan order perusahaan atau alasan serupa. (KS2)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X