ACEH, KLIKSOLONEWS.COM – Rakit darurat yang ditumpangi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, atau yang akrab disapa Dek Fadh, terbalik saat menyeberangi sungai di wilayah terdampak banjir dan longsor.
Insiden tersebut terjadi ketika rombongan Wakil Gubernur melakukan peninjauan lapangan ke daerah yang akses jalannya terputus.
Dalam video viral yang beredar, terlihat rakit darurat yang digunakan terbuat dari kayu dan drum, serta ditarik menggunakan tali sling. Sejumlah orang berada di atas rakit tersebut.
Namun, saat berada di tengah sungai, rakit tiba-tiba terbalik, menyebabkan Dek Fadh dan rombongan tercebur ke sungai.
Kepanikan sempat terjadi di lokasi. Warga dan petugas yang berada di sekitar langsung berlarian menuju sungai untuk memberikan pertolongan kepada rombongan yang jatuh ke air.
Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Aceh, Akkar Arafat, memastikan bahwa Wakil Gubernur Aceh beserta seluruh rombongan berhasil dievakuasi dengan selamat.
“Wakil Gubernur Aceh dan seluruh rombongan berhasil dievakuasi dengan selamat. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” ujar Akkar Arafat dalam keterangan resminya.
Dalam rombongan tersebut, turut hadir General Manager PLN serta sejumlah pihak terkait lainnya. Mereka terpaksa menggunakan rakit darurat karena akses menuju lokasi terputus akibat banjir dan longsor.
“Pada saat penyeberangan, rakit darurat yang digunakan sempat terbalik mengakibatkan Pak Wagub dan rombongan terjatuh ke sungai dan segera dilakukan upaya penyelamatan,” jelasnya.
Akkar menambahkan, kehadiran langsung pimpinan daerah di lokasi bencana merupakan bentuk komitmen Pemerintah Aceh dalam mempercepat penanganan dampak bencana.
“Melalui kehadiran pimpinan daerah di lapangan, Pemerintah Aceh berharap koordinasi lintas sektor dapat diperkuat, penyaluran bantuan dapat dipercepat, serta proses pemulihan infrastruktur dan layanan dasar bagi masyarakat terdampak dapat segera dilakukan secara terukur dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Insiden ini menjadi pengingat akan tantangan akses dan keselamatan di wilayah terdampak bencana, sekaligus menunjukkan upaya pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah kondisi sulit yang dihadapi masyarakat.(KS01)