Jumat, 12 Juni 2026

Pemprov Jateng Targetkan Kurangi Backlog Rumah 1,3 Juta Unit dalam Lima Tahun

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 12 Desember 2025 | 13:05 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Kliksolonews/dok. Pemprov Jateng)
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Kliksolonews/dok. Pemprov Jateng)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya mengatasi backlog perumahan sebanyak 1.332.968 unit dalam lima tahun ke depan. Target tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat menerima kunjungan kerja Komisi VI DPR RI di Hotel Tentrem Semarang, Rabu (10/12/2025).


Dalam reses yang membahas isu hunian dan ketahanan pangan tersebut, Taj Yasin mengungkapkan bahwa angka backlog terus berkurang. Pada 2025, sebanyak 161.340 unit rumah telah terbangun di Jawa Tengah, sehingga sisa backlog kini berada di angka 1.171.628 unit.


“Penyelesaian angka backlog perumahan ini akan dilaksanakan, dengan pembagian peran penyelesaian antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, desa/kelurahan, pengembang, NGO, CSR perusahan, dan swadaya,” ujar Taj Yasin.


Untuk memastikan keakuratan data backlog, Pemprov Jateng meningkatkan koordinasi intensif dengan pemerintah kabupaten/kota hingga desa/kelurahan dalam proses verifikasi dan validasi data. Selain itu, aplikasi Simperum dimanfaatkan untuk mengolah data backlog secara terintegrasi dengan Kementerian PUPR dan data daerah.


Pemprov Jateng juga bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi melalui Program KKN Tematik untuk melakukan review data backlog hingga tingkat desa. Upaya lain dilakukan melalui pencarian dan optimalisasi skema pendanaan kolaborasi (Collaboration Funding) demi mempercepat pembangunan perumahan.


Selain isu perumahan, Taj Yasin turut memaparkan perkembangan ketahanan pangan di Jawa Tengah. Ia berharap Komisi VI DPR RI dapat memberi dukungan agar program pembangunan yang dijalankan mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat.


Dalam reses tersebut, hadir pimpinan Danantara bersama sejumlah BUMN seperti Semen Indonesia dan PTPN. Mereka menyatakan dukungan bagi Jawa Tengah melalui program penanaman singkong, pengembangan kelapa untuk gula semut, serta ternak ayam. Semen Indonesia Holding juga menawarkan inovasi bata interlog yang dinilai mampu mempercepat pembangunan hunian dan mendukung percepatan penyelesaian backlog di daerah. (KS2)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X