Sabtu, 13 Juni 2026

Asal-Usul Kayu Gelondongan Terbongkar? Menhut Raja Juli Ungkap Temuan Mengejutkan

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 5 Desember 2025 | 09:30 WIB
Asal-Usul Kayu Gelondongan Terbongkar? Menhut Raja Juli Ungkap Temuan Mengejutkan. (KlikSoloNews/dok)
Asal-Usul Kayu Gelondongan Terbongkar? Menhut Raja Juli Ungkap Temuan Mengejutkan. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni mengungkapkan pemerintah telah mengantongi data awal mengenai asal-usul tumpukan kayu gelondongan yang hanyut dalam peristiwa banjir bandang di Sumatera.

Penelusuran tersebut dilakukan setelah sejumlah foto dan laporan mengenai kayu berukuran besar tersebar luas dan memicu pertanyaan publik.

Menurut Raja Juli, tim investigasi telah mengidentifikasi subjek hukum yang diduga terkait dengan munculnya kayu-kayu tersebut, meski penyelidikan belum sampai pada tahap pemeriksaan formal.

“Belum pada tahap pemeriksaan, tapi identifikasi subjek-subjek hukum yang mungkin terlibat sudah dilakukan,” ujarnya di Mabes Polri, Kamis (4/12/25).

Menhut menjelaskan bahwa temuan awal yang dikumpulkan tim mengarah pada beberapa kemungkinan sumber kayu yang ikut terseret banjir.

Kemungkinan tersebut meliputi ilegal logging, pembukaan lahan sawit dan tambang, kayu yang ditumpuk di area tertentu dan kemudian hanyut akibat banjir dan longsor, aktivitas terkait Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT), dan kayu dari kawasan Areal Penggunaan Lain (APL) yang sering dimanfaatkan sebagai modus pencucian kayu

“Apakah itu berasal dari ilegal logging, pembukaan lahan sawit atau tambang, atau dari PHAT di APL. Itu jadi salah satu modus pencucian kayu yang sedang kami dalami dan nanti akan dilaporkan,” jelas Raja Juli.

Penelusuran Fokus ke Dua Lokasi di Batangtoru

Ia menegaskan bahwa meski belum ada pemeriksaan perusahaan, tim gabungan dari Kementerian Kehutanan dan Polri sudah turun langsung ke lapangan.

Mereka kini menelusuri dua titik awal yang mengarah pada dugaan sumber kayu gelondongan. Dua lokasi tersebut berada di kawasan Batangtoru, yaitu Garuga dan Garuga .

Tim gabungan di kedua lokasi tersebut akan mengumpulkan data terkait aktivitas kehutanan, potensi penebangan liar, hingga kemungkinan penumpukan kayu sebelum bencana terjadi.

Menteri Raja Juli menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menangani kasus ini secara transparan dan komprehensif, mengingat fenomena kayu gelondongan yang hanyut dalam banjir kerap dikaitkan dengan aktivitas ilegal di sektor kehutanan.

Hasil penyelidikan lengkap akan diumumkan setelah proses pendalaman rampung bersama aparat penegak hukum.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X