Sabtu, 13 Juni 2026

Motif Belum Terungkap, Polisi Telusuri Chat dan Curhatan Korban Sebelum Bunuh Diri di SGM

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 1 Desember 2025 | 13:53 WIB
Kronologi Perempuan Ditemukan Meninggal Dunia Diduga Bunuh Diri di Solo Grand Mall. (KlikSoloNews/dok Polsek Laweyan)
Kronologi Perempuan Ditemukan Meninggal Dunia Diduga Bunuh Diri di Solo Grand Mall. (KlikSoloNews/dok Polsek Laweyan)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Penyidik Polresta Surakarta mulai mengungkap sejumlah fakta baru terkait insiden bunuh diri yang terjadi di area parkir Lantai 4A Neo Solo Grand Mall (SGM) pada Minggu (30/11/2025). Perempuan berinisial VRG (26) asal Jatipuro, Karanganyar, diketahui sempat mencurahkan persoalan pribadi berat kepada temannya dua hari sebelum melakukan aksi nekat tersebut.


Wakasatreskrim Polresta Surakarta AKP Sudarmianto, Senin (1/12/2025), menyampaikan bahwa penyelidikan sementara menunjukkan korban berada dalam tekanan psikologis sebelum peristiwa tragis itu terjadi.


“Korban memang ada masalah. Dua hari sebelumnya, dia sempat curhat kepada temannya soal persoalan yang cukup berat. Untuk detailnya, saat ini masih kita dalami,” jelas Sudarmianto.


Polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap rekan kerja korban yang menerima curhatan tersebut. Namun saksi meminta waktu tambahan karena alasan pekerjaan sehingga pemeriksaan belum dapat dilakukan.


“Keterangan saksi ini sangat penting untuk mengetahui apa yang sebenarnya dialami korban,” lanjutnya.


Hasil penelusuran CCTV menunjukkan korban datang ke mal seorang diri menggunakan sepeda motor. Setelah memarkir kendaraan di area basement, korban langsung menuju lantai 4A tanpa interaksi lain dan kemudian melompat.


“Rentang waktunya sangat singkat. Korban parkir motor, naik ke lantai 4, lalu melompat,” terangnya.


Pada saat kejadian, area lantai 4A disebut dalam keadaan relatif sepi. Tidak ada petugas keamanan maupun juru parkir yang berada di lokasi sehingga aksi korban tidak terpantau sejak awal.


Penyidik juga mengamankan sejumlah barang milik korban seperti tas, perhiasan, uang, dan sepeda motor. Seluruh barang telah diserahkan kepada keluarga, kecuali ponsel yang masih dianalisis untuk mendeteksi kemungkinan jejak percakapan atau pesan yang berkaitan dengan motif.


“Kami fokus pada ponsel korban. Bisa saja ada pesan, chat, atau catatan lain yang menjelaskan kondisi mental korban sebelum kejadian,” tegas Sudarmianto.


Jenazah korban sebelumnya telah diserahkan kepada pihak keluarga pada Minggu malam setelah polisi memastikan tidak ada indikasi kekerasan atau unsur pidana lain.


Sudarmianto juga menyoroti bahwa insiden dengan pola serupa pernah terjadi di lokasi yang sama pada awal tahun. Pihaknya meminta manajemen Neo Solo Grand Mall meningkatkan patroli keamanan, terutama di area yang jarang dilalui pengunjung.


“Patroli harus lebih intens. Jika ada pengunjung yang terlihat termenung atau menunjukkan gelagat tidak biasa, segera diarahkan ke pos keamanan,” tandasnya.


Hingga berita ini diterbitkan, penyidik masih menunggu pemeriksaan saksi utama serta hasil analisis ponsel untuk memastikan motif sebenarnya di balik tindakan nekat korban. (KS1)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X