SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Aksi penganiayaan bersenjata tajam terjadi di sebuah toko minuman di Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Rabu (26/11/2025). Seorang pria berinisial G, yang disebut menaruh hati pada seorang karyawan toko, nekat melakukan penyerangan setelah cintanya ditolak. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang terluka cukup serius.
Wakasatreskrim Polresta Surakarta, AKP Sudarmiyanto, mengatakan bahwa insiden terjadi ketika dua pria yang biasa berprofesi sebagai juru parkir di depan toko tiba-tiba masuk ke dalam sambil membawa senjata tajam. Tanpa banyak bicara, mereka langsung menyerang para karyawan yang tengah bekerja.
“Mereka tiba-tiba masuk ke dalam toko, lalu menyerang para karyawan yang berada di dalam. Tiga orang mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam. Korbannya dua wanita dan satu cowok,” jelasnya.
Tiga korban tersebut adalah ES, 33, warga Yogyakarta; AGP, 21, warga Boyolali; dan MFI, 21, warga Karanganyar. ES mengalami luka bacokan di kepala, AGP luka pada bagian pundak, sementara MFI terluka di pinggang. Seluruh korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif.
Serangan terjadi dalam waktu singkat. Pelaku datang dengan sepeda motor, masuk ke toko, dan langsung melakukan pembacokan. Situasi yang berlangsung mendadak membuat para karyawan tak sempat menyelamatkan diri.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga kuat motif penyerangan adalah asmara. “Si G suka sama ES, korban pertama, tapi tidak ditanggapi. Kemudian dia marah, emosi, mendatangi tempat kerjanya ES,” ujar Sudarmiyanto.
Pelaku diduga tersulut emosi akibat penolakan tersebut dan menyerang tidak hanya ES, tetapi juga dua karyawan lain yang berada di dekat lokasi kejadian. Polisi memastikan identitas kedua pelaku, G beserta rekannya, telah dikantongi. Keduanya diduga telah merencanakan penyerangan dengan membawa sajam saat datang ke toko.
Usai melakukan aksinya, kedua pelaku melarikan diri. Hingga kini, tim Satreskrim Polresta Surakarta masih melakukan pengejaran. “Informasinya pelaku dua orang, G dan temannya. Belum diamankan, masih dalam pengejaran. Kita sudah mendatangi tempat kerja dan rumahnya, namun keduanya belum ditemukan,” tegasnya.
Polisi mengimbau masyarakat melapor apabila melihat keberadaan pelaku ataupun aktivitas mencurigakan di sekitar wilayah Solo. Penyidikan terus berlanjut dan tidak menutup kemungkinan ada pengembangan apabila ditemukan motif lain atau keterlibatan pihak tambahan. (KS1)